z-logo
open-access-imgOpen Access
PELAKSANAAN SUPERVISI PEMBELAJARAN DALAM MENINGKATKAN PROFESIONALISME GURU: STUDI FENOMENOLOGI
Author(s) -
Suaeb Suaeb,
Muhdin Muhdin
Publication year - 2020
Publication title -
jurnal penkomi/jurnal penkomi
Language(s) - Spanish
Resource type - Journals
eISSN - 2685-3132
pISSN - 2614-6002
DOI - 10.33627/pk.v3i2.392
Subject(s) - humanities , physics , psychology , mathematics education , philosophy
Supervisi pembelajaran pada dasarnya dilaksanakan dalam rangka meningkatkan profesionalitas guru sebagai agen pembelajaran. Pada prakteknya, pelaksanaan supervisi pembelajaran di sekolah belum memberi dampak yang signifikan terhadap peningkatan kinerja guru. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pelaksanaan supervisi pembelajaran dalam meningkatkan profesionalisme guru di SMA Negeri 3 Sape Kabupaten Bima Provinsi Nusa Tenggara Barat?. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi. Data penelitian meliputi data primer dan data sekunder. Informan penelitian adalah pengawas pendidikan, kepala sekolah, dan dewan guru. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi dan wawancara mendalam. Analisis data penelitian menggunakan teknik analisis kualitatif model interaktif Milles & Hubberman (2009), yaitu: reduksi data, display data, dan verifikasi data. Uji kredibilitas data dilakukan dengan teknik triangulasi. Hasil penelitian menemukan bahwa; (1) pelaksanaan supervisi pengembangan kemampuan akademik guru difokuskan pada tiga hal, yaitu: perencanaan, proses, dan evaluasi pembelajaran. Aspek supervisi lebih banyak ditekankan pada administrasi guru, kemampuan guru melaksanakan pembelajaran, dan kemampuan guru dalam menilai kegiatan pembelajaran. Supervisi untuk peningkatan kemampuan inovatif guru dalam pembelajaran belum menjadi fokus pelaksanaan supervisi, termasuk pengembangan kemampuan guru dalam penelitian tindakan kelas; (2) teknik pelaksanaan supervisi pembelajaran lebih dominan dilakukan dengan teknik kunjungan kelas dan diskusi yang dilandasi oleh sikap keakraban; dan (3) perilaku supervisor dalam pelaksanaan supervisi pembelajaran ditunjukkan dengan adanya kepedulian terhadap pelaksanaan tugas guru, meskipun pada sisi yang lain pengawas dirasa kurang mampu dalam membantu memecahkan masalah pembelajaran yang dihadapi oleh guru.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here