z-logo
open-access-imgOpen Access
ANALISIS PENYEBAB ANGKA PUTUS SEKOLAH DAN KONDISI SOSIAL EKONOMI KELUARGA DI KOTA TANGERANG
Author(s) -
Dadang Saepuloh,
Agus Suherman
Publication year - 2019
Publication title -
pelita
Language(s) - Italian
Resource type - Journals
eISSN - 2684-8856
pISSN - 1907-5693
DOI - 10.33592/pelita.v18i2.45
Subject(s) - physics , forestry , humanities , geography , philosophy
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab angka putus sekolah dan kondisi sosial ekonomi keluarga di kota tangerang. Jenis penelitian ini adalah deskripsi kualitatif. Sampel diambil dari Kecamatan Neglasari Desa Kadung Baru dn Kedaung Wetan sebanyak 42 responden yang diobservasi. Hasil penelitian ditemukan bahwa tingkat social ekonomi keluarga dari jenis pekerjaan 1) pekerjaan sebagai pedagang sebanyak 35,7%, 2) pekerjaan sebagai pemulung 35,7%, 3) pekerjaan sebagai pembantu 14,3%, 4) 11,9% bekerja sebagai buruh pabrik. Sedangkan dari pendapatan 1) berpenghasilan 1,5 juta-2,5 juta sebanyak 47,6%, 2) 2,5 juta-3,5 juta sebanyak 40,5%, 3) sebanyak 11,9% berpenghasilan berkisar 3,5 juta 4,5 juta. Penyebab angka putus sekolah di Kota Tangerang adalah: 1) Tingginya angka putus sekolah di Kota Tangerang disebabkan oleh ekonomi masyarakat yang lemah, 2) Kurangnya usaha dari orang tua dalam membujuk anaknya dalam melanjutkan penddikan, 3) Kurang meratanya pendataan dari pemerintah setempat dalam merespon program pendidikan sehingga masih banyak orang yang kurang mampu tidak mendapatkan program tersebut. 

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here