
KOMPLEKSITAS PERMASALAHAN MERKURI DALAM PENGOLAHAN BIJIH EMAS BERDASARKAN PERSPEKTIF TEKNIS LINGKUNGAN MANUSIA DAN MASA DEPAN
Author(s) -
Erry Sumarjono
Publication year - 2020
Publication title -
kurvatek
Language(s) - Uzbek
Resource type - Journals
eISSN - 2528-2670
pISSN - 2477-7870
DOI - 10.33579/krvtk.v5i1.1833
Subject(s) - physics , humanities , art
Kompleksitas permasalahan yang ditimbulkan Merkuri terhadap lingkungan hidup dan manusia. Merkuri memiliki sifat dan karakteristik yang dapat dimanfaatkan mengekstraksi Emas dari bijih Emas dengan menggunakan metode amalgamasi. Metode amalgamasi adalah cara yang paling mudah untuk mengekstraksi Emas dari bijih Emas.Metode amalgamasi menggunakan gelundung/tromol yang berisi bola-bola/batang-batang baja untuk melakukan crushing dan grinding bijih Emas (proses liberasi/pembebasan mineral-mineral Emas dari induknya) dalam media air. Merkuri ditambahkan ke dalam gelundung-gelundung tersebut untuk mengikat butiran-butiran Emas yang sudah terlepas dari induknya dalam bentuk amalgam. Merkuri sangat mudah mengikat butiran-butiran Emas, karena secara alami Merkuri memiliki afinitas yang tinggi terhadap Emas. Penggunaan Merkuri untuk mengekstrak Emas memang sangat mudah dilakukan. Tetapi, di sisi lain, Merkuri dapat menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan dan manusia yang menjadi permasalahan global dan internasional. Permasalahan Merkuri terhadap lingkungan dan manusia tidak dapat hanya ditangani oleh suatu negara,tetapi membutuhkan solusi permasalahan melalui kerjasama global dan internasional (antar negara-negara di dunia).
Kata kunci : Ekstraksi, Lingkungan, Logam Berat, Merkuri, Polutan