
Isolasi Kapang Pendegradasi Hidrocarbon Dari Limbah Minyak Bumi PT. Ollop Bula
Author(s) -
Muhammad Rijal
Publication year - 2017
Publication title -
techno : jurnal penelitian/techno : jurnal penelitian
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2580-7129
pISSN - 1978-6107
DOI - 10.33387/tk.v6i01.549
Subject(s) - hydrocarbon , petroleum , environmental science , biology , chemistry , organic chemistry , paleontology
AbstrakTingginya aktivitas penambangan minyak lepas pantai mengakibatkan terjadinya pencemaran air oleh tumpahan minyak bumi mentah, sehingga berdampah terhadap kerusakan ekosistem. Secara alami tumpahan minya dilepas pantai dapat hilang oleh aktivitas mikroorganisme. Kapang merupakan salah satu mikroorganisme yang memiliki kemapuan dalam mendegradasi hydrocarbon. Hasil penelitian diperoleh 6 isolat kapang yang memiliki kemampuan dalam mendegradasi hydrocarbon. Isolat V memiliki kemauan yang lebih kuat dan isolat I memiliki kemampuan yang paling lemah dalam mendegradasi hydrocarbon. Kata kunci: kapang, isolat, hydrocarbon AbstractThe high activity of offshore mining cause water pollution by crude petroleum spill thus impacts the ecosystem damage. Naturally, offshore oil spills can be lost by microorganism activities. Kapang (mold) is one of microorganisms having an ability to degrade hydrocarbon. The research result found 6 isolates of kapang having the ability to degrade hydrocarbon. Isolate V had stronger ability, whereas isolate I was the weaker in degrading hydrocarbon. Keywords: molds, isolates, hydrocarbon