Tradisi Ngokoi Okan Perentehu Dayak Lawangan: Pendekatan Fungsional Struktural Talcott Parson
Author(s) -
Ervantia Restulita L. Sigai
Publication year - 2018
Publication title -
dharma duta
Language(s) - Uncategorized
Resource type - Journals
eISSN - 2685-9521
pISSN - 2089-8215
DOI - 10.33363/dd.v16i1.136
Subject(s) - humanities , art , theology , sociology , philosophy
Praktik tradisi ngokoi okan perentehu terdapat nilai-nilai, norma dan kepercayaan yang berfungsi sebagai pedoman yang memberi orientasi kepada kehidupan komunitas Dayak Lawangan. Teori fungsionalisme struktural memandang masyarakat sebagai suatu sistem, secara fungsional. Menurut Talcott Parson fungsi adalah kumpulan kegiatan yang ditujukan menunjangn keseimbangan dan pemenuhan kebutuhan sistem. Aktivitas tradisi ngokoi okan perentehu merupakan perwujudaan sebuah sistem keseimbangan yang fungsinya saling beradaptasi, pencapaian tujuan yang sama kepada Jo'us Tuha Allah Tala, berintegrasi dalam pranata kehidupan Dayak Lawangan dan pemeliharaan pola dalam tradisi yang berjalan dan dilestarikan antar generasi yang melahirkan fungsi religius, fungsi norma sosial, dan fungsi estetika.
Accelerating Research
Robert Robinson Avenue,
Oxford Science Park, Oxford
OX4 4GP, United Kingdom
Address
John Eccles HouseRobert Robinson Avenue,
Oxford Science Park, Oxford
OX4 4GP, United Kingdom