
REGULASI PARTAI POLITIK DALAM MEWUJUDKAN PENGUATAN PERAN DAN FUNGSI KELEMBAGAAN PARTAI POLITIK
Author(s) -
Teguh Imansyah
Publication year - 2012
Publication title -
jurnal rechts vinding : media pembinaan hukum nasional/jurnal rechts vinding: media pembinaan hukum nasional
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2580-2364
pISSN - 2089-9009
DOI - 10.33331/rechtsvinding.v1i3.91
Subject(s) - political science , humanities , philosophy
Partai poli Ɵ k adalah pilar dari sistem demokrasi, sepak-terjang partai poli Ɵ k merupakan variabel yang mempengaruhi kualitas demokrasi. Jika partai poli Ɵ k menjalankan peran dan fungsinya dengan baik, kualitas demokrasi akan menjadi baik. Begitu pula sebaliknya.Namun realitas yang berkembang saat ini menunjukan lemahnya kelembagaan partai yang ada saat ini. Keadaan tersebut terlihat dari menurunnya Ɵ ngkat kepercayaanj terhadap partai dan maraknya kasus pelanggaran hukum yang terjadi pada para kader partai. Permasalahannya adalah bagaimana regulasi sistem kepartaian yang ada dalam membentuk kelembagaan partai untuk memenuhi fungsinya sebagai partai poli Ɵ k sesuai dengan undang-undang. Dengan menggunakan metode peneli Ɵ an sosio yuridis dapat disimpulkan bahwa regulasi kepartaian yang ada belum berpengaruh signi fi kan dalam penguatan kelembagaan partai. Lemahnya kelembagaan partai yang ada saat ini lebih disebabkan oleh sistem internal partai yang belum modern. Poli Ɵ c party is a pillar of the democra Ɵ c system, the ac Ɵ ons of the poli Ɵ cal par Ɵ es are variables that a ff ect the quality of democracy. If poli Ɵ cal par Ɵ es ful fi ll their respec Ɵ ve roles and func Ɵ ons properly, the quality of democracy will be good, and vice versa. But the reality shows currently developing the ins Ɵ tu Ɵ onal weakness of the exis Ɵ ng par Ɵ es. The situa Ɵ on can be seen from the decline in the level of trust in the party and the rampant cases of law viola Ɵ ons that occurred at the party cadres. The issue is how the exis Ɵ ng regula Ɵ ons of the party system in the form of ins Ɵ tu Ɵ onal party to ful fi ll its func Ɵ on as a poli Ɵ cal party in accordance with the law. Using sosio-juridic research methods can be concluded that the regula Ɵ on of party that is not signi fi cant in the ins Ɵ tu Ɵ onal strengthening of the party. The ins Ɵ tu Ɵ onal weakness of the exis Ɵ ng party is more due to the party's internal systems were not modern.