z-logo
open-access-imgOpen Access
Pengaruh Panjang Serat Kering Daun Nanas Terhadap Kuat Tekan Dan Kuat Tarik Belah Beton Usia Dini Menggunakan Bahan Tambah Abu Terbang Limbah Batu Bara ( Fly Ash )
Author(s) -
Suhendro Trinugroho
Publication year - 2022
Publication title -
pilar teknologi : jurnal penelitian ilmu-ilmu teknik/pilar teknologi
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2580-3557
pISSN - 2502-7042
DOI - 10.33319/piltek.v6i2.99
Subject(s) - materials science , physics
Beton memiliki karakteristik yang mudah dibentuk, tahan terhadap temperatur tinggi, lebih ekonomis, serta memiliki kuat tekan tinggi, disisi lain beton juga memiliki kuat tarik yang lemah. Penggunaan serat diharapkan menjadi salah satu upaya mengurangi kelemahan beton tersebut. Dalam penelitian ini digunakan serat kering daun nanas  dan bahan tambah limbah batu bara ( Fly Ash ) sebagai penggati semen. Penelitian ini bertujuan bagaimana pengaruh penambahan serat kering daun nanas terhadap kuat tekan maupun kuat tarik belah beton.Metode pencampuran beton menggunkan Packing Density pada beton usia dini. Perancangan dengan cetakan silinder 150 mm x 300 mm. Jumlah sampel pada setiap variasi panjang serat dan pengujian yang dilakukan sebanyak 3 sampel dan total sebanyak 120 sampel. Pengujian dilakukan pada umur beton 1 hari, 3 hari, 7 hari, 14 hari.  Variasi panjang serat yang digunakan 1 cm dan 1,5 cm dengan kadar penambahan 5 % dan kadar bahan tambah abu terbang ( Fly Ash ) 13,719 %  dari berat semen. Hasil pengujian variasi beton serat 1 cm kuat tekan rata-rata tertinggi sebesar 19,71 MPa, kuat tarik belah rata-rata tertinggi sebesar 2,37 MPa. Pengujian variasi beton serat 1,5 cm kuat tekan rata-rata tertinggi sebesar 20,75 MPa, kuat tarik belah rata-rata tertinggi sebesar 3,19 MPa. Sehingga pada penambahan panjang serat yang digunakan dapat meningkatkan kuat beton.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here