z-logo
open-access-imgOpen Access
ANALISIS EFEKTIVITAS BIAYA PENGGUNAAN ANTIBIOTIK CEFTRIAXONE DAN AMPICILIN PADA PASIEN PNEUMONIA ANAK RAWAT INAP DI RSUD RADEN MATTAHER JAMBI TAHUN 2018
Author(s) -
Rasmaladewi Rasmaladewi,
Mukhlis Sanuddin,
Maratus Shaleha
Publication year - 2020
Publication title -
journal of healthcare technology and medicine/journal of healthcare technoogy and medicine
Language(s) - Italian
Resource type - Journals
eISSN - 2615-109X
pISSN - 2442-4706
DOI - 10.33143/jhtm.v6i2.969
Subject(s) - medicine , gynecology
ABSTRAKDi Indonesia karakteristik penduduk dengan diagnosa ISPA tertinggi terjadi pada kelompok usia 1-4 tahun (25,8%). Pneumonia merupakan salah satu penyebab dari 16% kematian pada balita, diperkirakan sebanyak 920.136 balita di tahun 2015. Menurut WHO pada tahun 2013 menyebutkan dari 6,3 juta anak berusia dibawah 5 tahun yang meninggal karena disebabkan oleh infeksi adalah sebesar 51,8%. Antibiotik merupakan golongan obat yang paling banyak digunakan terkait dengan banyaknya penyakit infeksi bakteri seperti pneumonia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas biaya penggunaan antibiotik pada pasien pneumonia di RSUD Raden Mattaher Jambi. Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimental dengan pengumpulan data dilakukan secara retrospektif, sampel diambil pada tahun 2018. Analisis data dilakukan dengan metode CEA. Hasil penelitian didapatkan bahwa nilai ACER Ceftriaxone lebih tinggi yaitu sebesar 8.135,78 dibandingkan dengan nilai ACER ampicillin sebesar 6.644,49. Semakin rendah nilai ACER dan semakin tinggi efektivitas terapi maka semakin efektif biaya terapi antibiotik tersebut, sehingga dapat disimpulkan bahwa terapi menggunakan antibiotik Ampicilin adalah obat yang paling cost-effective untuk terapi pengobatan pasien pneumonia di RSUD Raden Mattaher Jambi.Kata Kunci: CEA, Antibiotik, Pneumonia, ACER

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here