
Faktor yang Memengaruhi Kejadian Pernikahan Usia Dini pada Remaja Putri di Kecamatan Lembah Melintang
Author(s) -
Samsi Narti
Publication year - 2020
Publication title -
jurnal kesehatan global
Language(s) - English
Resource type - Journals
ISSN - 2614-7866
DOI - 10.33085/jkg.v3i2.4624
Subject(s) - gynecology , humanities , psychology , medicine , art
Pernikahan dini merupakan sebuah pernikahan yang dilakukan oleh seseorang yang masih dalam usia 20 tahun. Dampak pernikahan dini baik pada ibu hamil dan melahirkan dapat terjadi kematian maternal 2-5 kali lebih tinggi dari pada usia 20-29 tahun sedangkan dampak sosialnya berpotensi pada perceraian. Risiko yang akan terjadi seperti anemia, BBLR, aborsi dan dapat berisiko 2 kali lipat untuk mendapatkan kanker servik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian pernikahan dini di Kecamatan Lembah Melintang. Jenis penelitian ini bersifat survey analitik dengan desain penelitian cross sectional dengan teknik total populasi dan sampel berjumlah 96 remaja putri. Metode analisis data yang digunakan meliputi analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji chi-square untuk mengetahui hubungan signifikan antara pengetahuan, sikap, dan budaya dengan kejadian pernikahan dini pada remaja putri. Hasil penelitian ini menunjukkan ada hubungan pengetahuan dengan kejadian pernikahan dini (0,000 0,05), ada hubungan sikap dengan kejadian pernikahan dini (0,000 0,05), dan ada hubungan budaya dengan kejadian pernikahan dini (0,000 0,05). Saran dari peneliti adalah diharapkan kepada petugas kesehatan khususnya bidan dan bagian kependudukan agar mengaktifkan program Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIKR) dan Bina Keluarga Remaja (BKR). Kerjasama lintas program dan lintas sektoral seperti BKKBN, dinas kesehatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, kepala sekolah dan Kepala KUA juga dibutuhkan.