Pengaruh Waktu dan Suhu Pemanasan terhadap Stabilitas Sediaan Vitamin C Diukur dengan Metode Titrasi Iodometri
Author(s) -
Luh Vela Septyani
Publication year - 2021
Publication title -
jurnal dunia farmasi
Language(s) - English
Resource type - Journals
ISSN - 2548-3560
DOI - 10.33085/jdf.v5i2.4840
Subject(s) - physics , food science , chemistry
Pendahuluan: Stabilitas didefinisikan sebagai kemampuan suatu produk mempertahankan sifat dan karakteristiknya.Pengujian stabilitas penting untuk memastikan bahwa obat akan tetap efektif dan aman selama penyimpanan maupun penggunaan.Vitamin C merupakan salah satu vitamin yang mudah teroksidasi dan dipercepat oleh panas, sinar, alkali, enzim, oksidator, serta oleh katalis tembaga dan besi. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh waktu dan suhu pemanasan terhadap kestabilan dari sediaan vitamin C. Metode: Uji stabilitas vitamin C dilakukan dengan metode uji stabilitas (daya tahan) dipercepat dengan cara melakukan pemanasan sampel vitamin C pada suhu 90ºC dengan interval waktu 30 menit, 60 menit, 90 menit, dan 120 menit. Penetapan kadar menggunakan metode titrasi iodometri dimana larutan Na2S2O sebagai standar. Hasil: Berdasarkan hasil perhitungan, kadar vitamin C yang diperoleh berturut-turut dari waktu pemanasan tercepat adalah 0,177%b/v; 0,158%b/v; 0,158%b/v; 0,150%b/v; 0,146%b/v. Kesimpulan: Semakin lama pemanasan vitamin C akan mempercepat terjadinya proses oksidasi sehingga kadar vitamin C pada sampel akan semakin berkurang.
Accelerating Research
Robert Robinson Avenue,
Oxford Science Park, Oxford
OX4 4GP, United Kingdom
Address
John Eccles HouseRobert Robinson Avenue,
Oxford Science Park, Oxford
OX4 4GP, United Kingdom