
Hubungan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Tatanan Rumah Tangga dengan Kejadian Diare pada Balita di Polindes Palaan Ngajum
Author(s) -
Wiqodatul Ummah,
Santy Irene Putri
Publication year - 2020
Publication title -
jurnal bidan komunitas
Language(s) - Italian
Resource type - Journals
ISSN - 2614-7874
DOI - 10.33085/jbk.v3i1.4530
Subject(s) - humanities , art
Pendahuluan : Diare merupakan suatu masalah kesehatan masyarakat yang perlu mendapat perhatian serius sebab penyakit tersebut termasuk dalam factor penyebab ketiga angka kesakitan (morbiditas) serta kematian (mortalitas) anak di Indonesia. Balita yang meninggal setiap tahunnya diketahui disebabkan oleh diare. Salah satu penyebab terjadinya penyakit diare adalah buruknya perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan kelurga. Tujuan: Untuk mengetahui Hubungan Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) Tatanan Rumah Tangga dengan Kejadian Diare pada Balita di Polindes Palaan Kecamatan Ngajum Kabupaten Malang. Metode: Metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 46 balita dan sampel yang diambil dalam penelitian ini sebanyak 30 balita yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dengan memberikan kuesioner. Metode analisa data yang di gunakan yaitu uji regresi linear sederhana. Hasil : Nilai thitung sebesar 7,693 > t 0,05 (2,048) artinya terdapat hubungan antara perilaku hidup bersih dan sehat tatanan rumah tangga dengan kejadian diare pada balita usia 1 tahun sampai 5 tahun di Polindes Palaan Kecamatan Ngajum Kabupaten Malang. Nilai koefisien determinan sebesar 0,657 membuktikan bahwa hubungan antara perilaku hidup bersih dan sehat tatanan rumah tangga dengan kejadian diare pada balita memberikan hubungan sebesar 65,7%. Nilai F hitung sebesar 4,339 > Ftabel (F 0,05) artinya mempunyai hubungan variabel independen dengan variabel dependen. Kesimpulan: Perilaku hidup bersih dan sehat dalam tatanan rumah tangga menjadi salah satu faktor penyebab dari kejadian diare pada balita. Disarankan kepada orang tua yang memiliki balita lebih memperhatikan kembali perilaku hidup bersih dan sehat yang diterapkan sehari-hari dalam kehidupan rumah tangga.