z-logo
open-access-imgOpen Access
Analisis Kuat Tekan Bebas Pada Pebambahan Matos Terhadap Stabilisasi Tanah Lempung Dengan Semen
Author(s) -
Anwar Muda
Publication year - 2016
Publication title -
media ilmiah teknik sipil
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 0216-1346
pISSN - 2407-3857
DOI - 10.33084/mits.v5i1.328
Subject(s) - humanities , philosophy
Penelitian ini bertujuan (1). Untuk menentukan kuat tekan bebas (UCS) tanah lempung sebelum distabilisasi pasir dan semen (2). Untuk menentukan kuat tekan bebas (UCS) tanah lempung sebelum penambahan matos terhadap stabilisasi pasir dan semen. (3). Untuk menentukan kuat tekan bebas (UCS) tanah lempung setelah penambahan matos terhadap stabilisasi pasir dan semen. Metode penelitian dengan beberapa tahapan yaitu : A. Tahap persiapan. Tahap ini dilakukan (1). Menyiapkan contoh tanah lempung Desa Baringin, kota Palangka Raya. (2). Menyiapkan sampel matos, pasir dan semen. B. Tahap pelaksanaan. Pelaksanaan pengujian kuat tekan bebas dengan metode SNI 03-3638-1994. C. Tahap akhir. Tahap akhir yaitu 1. Untuk menentukan kuat tekan bebas (UCS) tanah lempung sebelum distabilisasi pasir dan semen. 2. Untuk menentukan kuat tekan bebas (UCS) tanah lempung sebelum penambahan matos terhadap stabilisasi pasir dan semen 3. Untuk menentukan kuat tekan bebas (UCS) tanah lempung setelah penambahan matos terhadap stabilisasi pasir dan semen untuk lapis perkerasan jalan raya. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa kuat tekan bebas (UCS) tanah lempung sebelum distabilisasi pasir dan semen sebesar 3.51 kg/cm2. Kemudian, kuat tekan bebas (UCS) Pada saat 0% matos pada stabilisasi campuran 28% pasir dan 6% semen nilai UCS sebesar 9.10 kg/cm2. Kemudian, pada saat 2% matos, nilai UCS makin bertambah didapatkan 10.92 kg/cm2 dan bahkan 4% nilai UCS makin meningkat hingga 11.18 kg/cm2. Kemudian, pada saat 6% matos nilai UCS terus makin bertambah hingga 11.44 kg/cm2 dan pada penambahan 8% matos, nilai UCS terjadi peningkatan cukup besar yaitu 13.78 kg/cm2. Sedangkan pada penambahan 10% matos juga mengalami kenaikan nilai UCS sebesar 14,56 kg/cm2. Berdasarkan hasil penelitian di atas, maka bahan tambah matos dapat meningkatkan nilai UCS dan memenuhi syarat sebagai subbase dan base jalan raya. Karena menurut Ingels dan Metcalf, 1972 (dalam Hardiyatmo, 2010), bahwa nilai UCS hasil > 14 kg/cm2 dapat dipergunakan sebagai subbase dan base jalan raya. Sedangkan menurut Ditjen Bina Marga yang didasarkan pada SNI 03-3438-1994 (dalam Hardiyatmo, 2010), bahwa campuran ini belum dapat dipergunakan sebagai subbase dan base jalan raya, karena nilai UCS hasil < 20 kg/cm2.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here