Open Access
Kualitas Air Embung untuk Irigasi di Margodadi, Lampung Selatan
Author(s) -
Tastaptyani Kurnia Nufutomo,
Firdha Cahya Alam,
Ayudia Hardiyani Kiranaratri
Publication year - 2020
Publication title -
media ilmiah teknik lingkungan
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2655-2000
pISSN - 2502-1931
DOI - 10.33084/mitl.v5i2.1640
Subject(s) - forestry , environmental science , physics , geography
Lampung Selatan saat ini sedang menghadapi krisis air. Hal ini disebabkan maraknya perubahan penggunaan lahan menjadi pembangunan infrastruktur yang menyebabkan penurunan cadangan air tanah dan juga masalah banjir. Pemerintah daerah saat ini mulai membangun reservoir sebagai fasilitas penyimpanan air. Embung adalah teknologi konservasi di lokasi tadah hujan untuk mengatasi ketersediaan air. Embung Margodadi di Lampung Selatan dibangun untuk menyimpan air hujan, mempertahankan ketersediaan air tanah dan juga membantu siklus hidrologi. Selain itu peruntukan air embungnya untuk irigasi perkebunan warga. Banyaknya manfaat dan potensi embung, sehingga penelitian awal perlu dilakukan dalam analisis kualitas air. Untuk menganalisis kualitas air menggunakan indeks kualitas air berdasarkan parameter yang ditentukan, termasuk DO, BOD, total padatan, Nitrat, Fosfat, kekeruhan, pH, suhu, dan fecal coliform. Hasil yang didapat dari analisis kualitas air dengan indeks, air embung masih layak digunakan untuk kebutuhan masyarakat, karena hasilnya masih mengikuti standar kualitas kelas 3, yaitu untuk irigasi.