
Efektivitas Model Pembelajaran Discovery Learning untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Siswa Pada Materi Sistem Koloid
Author(s) -
Yattinah Hidayat,
Jofrishal Jofrishal,
Seprianto Seprianto
Publication year - 2020
Publication title -
katalis
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2721-9038
pISSN - 2721-902X
DOI - 10.33059/katalis.v3i1.2382
Subject(s) - physics , humanities , philosophy
Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas model pembelajaran discovery learning terhadap peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa pada materi sistem koloid dan mengetahui keterlaksanaan model pembelajaran discovery learning. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain pretest-posttest control group. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPA di MAN 1 Langsa tahun pelajaran 2018/2019. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling sehingga didapatkan 2 kelas sampel yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Instrumen yang digunakan untuk mengukur keterampilan berpikir kritis siswa yaitu tes berbentuk uraian pada materi sistem koloid. Keefektifan model pembelajaran discovery learning dilihat dari n-Gain, uji perbedaan rata-rata, dan uji ukuran pengaruh. Nilai n-Gain yang diperoleh pada kelas eksperimen sebesar 0,77 dan kelas kontrol sebesar 0,66, yang artinya peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol tergolong dalam kriteria sedang. Hasil uji perbedaan rata-rata menunjukkan bahwa nilai thitung (2,89) ≥ ttabel (1,68), sehingga H0 ditolak, yang artinya peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi secara signifikan dibandingkan siswa pada kelas kontrol. Hasil analisis ukuran pengaruh menunjukkan bahwa nilai μ yang diperoleh sebesar 0,96 yang artinya efek model discovery learning terhadap peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa tergolong kategori besar. Berdasarkan nilai n-Gain, uji perbedaan rata-rata, dan uji ukuran pengaruh, maka dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan model discovery learning lebih efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa pada materi sistem koloid dibandingkan pembelajaran yang tidak menggunakan model discovery learning. Keterlaksanaan model pembelajaran discovery learning pada materi sistem koloid di kelas XI IPA MAN 1 Langsa terlaksana dengan baik, dengan tingkat ketercapaian guru dalam mengelola pembelajaran pada setiap pertemuannya berturut-turut sebesar 73,80%, 79,10%, dan 85,70%. Sedangkan pada aktivitas siswa pada saat pembelajaran tiap pertemuannya berturut-turut sebesar 100%, 91,70%, dan 94,43%.