
EFISIENSI PENGGUNAAN ENERGI MATAHARI PADI GOGO (Oryza Sativa L.) LOKAL ACEH DENGAN KARAKTER DAUN BERBEDA
Author(s) -
Syukri,
Abdurrachman,
Risky Ridha
Publication year - 2020
Publication title -
jurnal penelitian agrosamudra
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2716-4101
pISSN - 2356-0495
DOI - 10.33059/jupas.v7i2.3008
Subject(s) - physics , horticulture , biology
Efisiensi konversi energi sangat tergantung pada faktor lingkungan dan kemampuan tanaman untuk menerima intensitas radiasi matahari. Pemilihan varietas berkaitan erat dengan bentuk kanopi dan laju pertumbuhan tanaman menentukan kemampuan tanaman untuk menangkap dan menyerap intensitas radiasi matahari. Pengaruh tipe tanaman terhadap hasil sangat tergantung pada struktur kanopi. Informasi mengenai karakter daun padi gogo lokal Aceh terhadap efesiensi penggunaan energi matahari belum banyak tersedia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh dari karakter daun padi gogo lokal Aceh terhadap efisiensi penggunaan energi matahari sehingga diperoleh karakter morfologi daun yang ideal untuk menjadi tanaman yang memiliki ideotipe berdaya hasil tinggi. Bahan tanam yang digunakan terdiri atas aksesi padi gogo lokal Aceh yaitu Sebeso, Sigedul, Bengkok, Rias Kuning, Rias Putih, Simerah, Bontok, Ramos Gunung dan Gembel. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif yaitu dengan pengamatan secara in situ pada lokasi penanaman padi di lahan petani dengan dipilih 10 rumpun sebagai sampel pada setiap padi gogo lokal di masing-masing lokasi (Komnas Plasma Nutfah, 2003; IRRI, 2013). Hasil analisis deskriptif kultivar Bengkok memiliki karakter daun bendera yang lebih panjang sebesar 41,15 cm. Karakter daun kedua dan ketiga terpanjang diperoleh pada kultivar Bontok sebesar masing-masing 72,90 dan 83,20 cm, sedangkan karakter daun bendera, kedua dan ketiga terlebar diperoleh pada kultivar Rias Kuning sebesar masing-masing 2,43, 2,33 dan 2,28 cm. Sudut daun kultivar padi gogo lokal kecuali Bengkok berkisar antara 5,0-27,50, sehingga memiliki karakter kanopi daun yang tegak (kriteria tegak <450), kultivar Bontok, Rias Kuning dan Sebeso memiliki sudut daun yang lebih kecil (5,0-17,50). Kultivar Bontok, Rias Kuning dan Sebeso memiliki efisiensi intersepsi (Ei) dan absorbsi (Ea) yang lebih tinggi, pada nilai efisiensi penggunaan energi tertangkap (Epi) terjadi peningkatan seiring dengan bertambahnya umur tanaman. Hal ini sesuai dengan karakter kanopi daun yang tegak dengan sudut daun yang lebih kecil (5,0-17,50) serta tergolong memiliki luas daun bendera dan kedua lebih besar berkisar antara 64,00-123,02 cm2 sehingga lebih efisien dalam memanfaatkan radiasi matahari yang dapat meningkatkan fotosintesi dan hasil tanaman.