z-logo
open-access-imgOpen Access
Hubungan Dukungan Keluarga Dan Tingkat Pendidikan Pasien Terhadap Kepatuhan Minum Obat Antiretroviral Pasien Hiv Aids Di Poli Rsud Dr. Drajat Prawiranegara Serang Banten
Author(s) -
Dalfian Adnan Th,
Ahmad Kheru,
Dede Marwan
Publication year - 2021
Publication title -
mahesa
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2746-3486
pISSN - 2746-198X
DOI - 10.33024/mahesa.v1i2.3756
Subject(s) - obedience , family support , medicine , human immunodeficiency virus (hiv) , antiretroviral therapy , social support , cross sectional study , family medicine , nursing , psychology , physical therapy , viral load , social psychology , pathology
 ABSTRACT: RELATIONSHIP ON FAMILY SUPPORT AND PATIENT EDUCATION ON COMPLIANCE WITH HIV AIDS PATIENTS OF ANTIRETROVIRAL DRUGS AT POLI RSUD DR. PRAWIRANEGARA DRAJAT SERANG BANTEN  Background: Antiretroviral therapy (ART) means treating HIV infection with several drugs. There are major obstacles around the world in improving ART adherence. Several factors are predisposition factors, namely education levels, and driving factors, namely family support. The higher the level of education of a person, the more obedient the person is in undergoing treatment, and the more encouragement the family gets, the more obedient to treatment. Purpose: This study aims to determine the relationship between family support and patient education level with adherence to taking antiretroviral drugs for HIV-aids patients in dr. Drajat Prawiranegara Serang Banten.Research Method: This type of research is quantitative analytic with a cross-sectional approach. The sample of this study was 75 respondents who had met the inclusion criteria. The level of education, family support, and medication intake were assessed using a questionnaire. Data analysis used the chi square test where p <0.05 was considered significant.Results: The highest number of PLHIV family support at the Serang Banten Regional General Hospital in 2020 was 39 people (52.0%), greater than the 36 respondents who did not receive family support (48.0%). There were 7 people living with HIV with family support and disobedience (17.9%), 18 people living with HIV without family support and disobedience, 32 people living with HIV receiving family support and obedience ), as well as PLWHA who do not receive family support and obey as many as 18 people (50.0%) with a value of p = 0.007 (p <0.05) and 95% CI and OR 4.57 (1.6-13.02) times greater than not being able to support the family. The education level of PLWHA at the Serang Banten Regional General Hospital in 2020 was mostly low education respondents (SMP and SMA), namely as many as 47 people (62.7%), greater than respondents with high education (Academy / Bachelor) only 28 people (37, 3%). There were 21 people with low education and non-compliance with HIV / AIDS, 4 people with higher education and non-adherence (14.3%), 26 people living with HIV with low education and obedience (55, 3%), as well as PLWHA with higher education and obedience as many as 24 people (85.7%) with a value of p = 0.014 (p <0.05) and CI 95% and OR 4.846 times greater than those with low education.Conclusion: There is a significant relationship between family support and education level with adherence to taking ARV drugs in PLHIV. Keywords: Family support and education level, compliance with ARV medication, PLWHABSTRAK: HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DAN TINGKAT PENDIDIKAN PASIEN TERHADAP KEPATUHAN MINUM OBAT ANTIRETROVIRAL PASIEN HIV AIDS DI POLI RSUD DR. DRAJAT PRAWIRANEGARA SERANG BANTEN  Latar belakang : Terapi antiretroviral (ART) berarti mengobati infeksi HIV dengan beberapa obat. Terdapat kendala utama di seluruh dunia dalam meningkatkan kepatuhan ART beberapa faktor adalah faktor presdisposisi yaitu Tingkat pendidikan dan faktor Pendorong yaitu dukungan keluarga. Semakin tinggi tingkat pendidikan seseorang maka semakin patuh orang tersebut dalam menjalani pengobatan dan semakin dapat dorongan keluarga maka semakin patuh dalam menjalani pengobatan.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dan tingkat pendidikan pasien terhadap kepatuhan minum obat antiretroviral pasien hiv aids di poli rsud dr. drajat prawiranegara serang banten tahun 2020Metode penelitian : Jenis penelitian ini adalah kuantitatif analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini sebanyak 75 responden yang telah memenuhi criteria inklusi. Tingkat pendidikan, dukungan keluarga dan kepatuan minum obat dinilai menggunakan alat kuesioner. Analisis data menggunakan uji chi squere dimana nilai p<0,05 dianggap bermakna.Hasil : Dukungan keluarga ODHA di Rumah Sakit Umum Daerah Serang Banten Tahun 2020 terbanyak adalah berjumlah 39 orang (52.0%), lebih besar dari responden yang tidak mendapat dukungan keluarga berjumlah 36 orang (48,0%). ODHA dengan mendapat dukungan keluarga dan tidak patuh sebanyak 7 orang (17,9%), ODHA Tidak mendapat dukungan keluarga dan tidak patuh sebanyak 18 orang (50,0%), ODHA Mendapat dukungan keluarga dan patuh sebanyak 32 orang (82,1%), serta ODHA Tidak mendapat dukungan keluarga dan patuh sebanyak 18 orang (50,0%) dengan nilai p = 0,007 (p < 0,05) dan CI 95% serta OR 4,57 (1,6-13,02) kali lebih besar dibandingkan dengan tidak dapat dukungan keluarga. Tingkat pendidikan ODHA di Rumah Sakit Umum Daerah Serang Banten Tahun 2020 terbanyak adalah responden pendidikan rendah (SMP dan SMA) yaitu sebanyak 47 orang (62.7%), lebih besar dari responden yang berpendidikan tinggi (Akademi/ Sarjana)  hanya berjumlah 28 orang (37,3%).ODHA dengan pendidikan rendah dan tidak patuh sebanyak 21 orang (44,7%), ODHA dengan pendidikan tinggi dan tidak patuh sebanyak 4 orang (14,3%), ODHA dengan pendidikan rendah dan patuh sebanyak 26 orang (55,3%), serta ODHA dengan pendidikan tinggi dan patuh sebanyak 24 orang (85,7%) dengan nilai p = 0,014 (p < 0,05) dan CI 95% serta OR 4,846 kali lebih besar dibandingkan dengan pendidikan rendah.Kesimpulan : Ada hubungan bermakna antara dukungan keluarga dan tingkat pendidikan dengan kepatuhan minum obat ARV pada ODHA. Kata kunci: Dukungan keluarga dan tingkat pendidikan, Kepatuhan Minum Obat  ARV, ODHA

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here