
Analisis Kebutuhan Airflow Budget Di Level Extraction Pada Tambang Bawah Tanah Di Area Deep Mill Level Zone (Dmlz) PT. Freeport Indonesia Timika Papua
Author(s) -
Yudho Dwi Galih Cahyono,
Avellyn Shinthya Sari,
Billi Hanok Wambukomo
Publication year - 2021
Publication title -
promine/promine
Language(s) - Slovenian
Resource type - Journals
eISSN - 2620-7737
pISSN - 2354-7316
DOI - 10.33019/promine.v9i1.2272
Subject(s) - airflow , physics , forestry , humanities , geography , art , thermodynamics
Freeport Indonesia (PTFI) adalah perusahaan tambang yang merupakan affiliate dari Freeport-McMoran Copper & Gold Inc. (FCX) dan PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) (Inalum). Per tahun 2019 ini, telah dilakukan pengambil alihan saham sebesar 51.23% oleh Pemerintah Indonesia (41.23% Inalum, 10% Pemda Papua). Metode penilitian yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode observasi dan komparatif. Dalam menganalisis faktor-faktor perhitungan design budget criteria. Data yang di peroleh akan untuk membandingkan data observasi pengamatan langsung dilapangan dengan data laporan bulanan dari perusahaan serta menyamakannya dengan standar udara ventilasi tambang bawah tanah berdasarkan Keputusan Menteri Pertambangan dan Energi Nomor 1827 K/ 30/ MEM/ 2018. Perhitungan airflow budget pada alat yang dipakai dalam perhitungan dan pengolahan data airflow budget adalah loader R1600 LHD didapatkan hasil Utilization Factor selama 1 tahun dengan regulasi Pemerintah PT. Freeport sendiri menggunakan sesuai dengan peraturan yaitu 0.067 dikali dengan 208Kw dari alat R 1600 LHD memperoleh average 0,302 Maximum 0,482 Minimum 0,033 Dengan total supply udara ke dalam tambang DMLZ sebesar 1338 m3/s telah sangat mencukupi dari hasil total kebutuhan udara berdasarkan desain airflow buget sesuai dengan dengan adalah 1095.6 m3/s. Pada tambang bawah tanah DMLZ telah sesuai dengan regulasi Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia Nomor 1827 K/ 30/ MEM/ 2018.