
Budaya Penggemar di Era Digital
Author(s) -
Shane Savera Sa'diyah
Publication year - 2019
Publication title -
jurnal ilmu komunikasi
Language(s) - Italian
Resource type - Journals
ISSN - 2685-0370
DOI - 10.33005/jkom.v2i1.34
Subject(s) - fandom , humanities , art , sociology , media studies
Penelitian ini dilatarbelakangi dengan berkembangnya teknologi internet di berbagai bidang kehidupan manusia, tidak terkecuali aktivitas fandom. Melihat fenomena munculnya fandom K-Pop dengan beragam aktivitas virtual yang seiring dengan perkembangan teknologi, maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian tentang fandom ARMY dan melihat bagaimana budaya baru penggemar yang mereka implementasikan di media sosial Twitter. Sehingga jelas, fokus dalam penelitian ini adalah untuk mengkaji tentang bagaimana budaya penggemar di era digital dengan melihat aktifitas-aktifitas penggemar yang dilakukan oleh para anggota fandom melalui media sosial.Metode yang digunakan adalah studi etnografi virtual Christine Hine (2015). Metode ini menggunakan dua teknik pengumpulan data, yaitu exploring field sites dan wawancara termediasi internet.Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya penggemar dapat dilihat dari empat konteks bidang fandom di internet, yakni 1) komunikasi, menunjukkan bahwa penggemar menggunakan identitas virtual dalam berkomunikasi dan memproduksi fan speak dan fan jokes. 2) kreativitas, adalah penggemar menghasilkan berbagai bentuk fan production yaitu, meme, fan edit, fan cover dan fanfiction, 3) pengetahuan, di bidang ini fanbase bertugas sebagai penyedia informasi bagi anggota fandom, dan 4) kekuatan sipil, yaitu penggemar menyukseskan fan project yang terdiri atas fan streaming, fan voting, birthday project dan fan donation.