z-logo
open-access-imgOpen Access
Pelatihan dan Pemanfaatan Strategi Penjualan Secara Digital di Masa Pandemi untuk Produk Ubi Jalar di Desa Kembangbelor Kecamatan Pa-cet, Kabupaten Mojokerto
Author(s) -
Isugraha,
Yekti Condro Winursito,
Sinta Dewi
Publication year - 2022
Publication title -
abiyasa
Language(s) - Italian
Resource type - Journals
ISSN - 2776-8619
DOI - 10.33005/abiyasa.v2i1.35
Subject(s) - humanities , physics , political science , art
Abstrak   Memasuki era revolusi industri 4.0 peranan dari teknologi terhadap industri baik sekala besar maupun kecil mengalami perkembangan yang sangat pesat. Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai penggerak perekonomian masyarakat juga perlu bertranformasi kearah revolusi industry 4.0 dengan adanya integrasi antara dunia online atau digital dengan lini produksi UMKM yang ada di Indonesia. Di era pandemi covid-19 saat ini, pelaku UMKM perlu melakukan digitalisasi marketing. Kemudahan memasarkan produk melalui sosial media dan e-commerce mendorong semakin banyaknya bisnis online yang sebagian besar didominasi oleh industri UMKM. Namun saat ini mayoritas pemilik bisnis online masih berada diwilayah kota-kota besar di Indonesia. Jumlah pelaku bisnis online di wilayah perdesaan belum banyak, contohnya masyarakat di Desa Kembangbelor Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. Hasil produksi ubi jalar di Desa Kembangbelor selalu mengalami peningkatan setiap tahunnya, akan tetapi penjualan produk hanya terbatas pada bahan mentah yang dijual langsung ke pasar.Ubi jalar mentah di Desa Kembangbelor dijual dengan harga yang sangat murah. Pada bulan februari tahun 2021 harga ubi jalar di Kabupaten Mojokerto anjlok hingga mencapai Rp200,00/kg. Dengan kondisi ini maka pendapatan masyarakat sangat bergantung pada harga ubi jalar mentah di pasar sekitar Desa Kembangbelor saja, padahal jika ubi tersebut dijual di wilayah lain atau ke kota lain yang bukan penghasil ubi kemungkinan harganya akan lebih tinggi atau lebih stabil. Dengan mengenalkan digital marketing ke masyarakat dan proses pembentukan bisnis online, diharapkan masyarakat desa akan memiliki wawasan mengenai pasar baru untuk komoditas ubi yang dihasilkan. Berdasarkan dari permasalahan maka tim penulis melakukan pengabdian masyarakat di Desa Kembangbelor dengan tujuan agar masyarakat desa mampu menjual produk yang dihasilkan melalui internet dengan mudah dan mampu mengembangkan segementasi pasar menjadi lebih spesifik. Masyarakat desa diharapkan mampu membuat akun sosial media dan e-commerce serta membuat foto produk dan konten sederhana yang menarik.   Kata kunci: Pemasaran, E-commerce, UMKM, Digital, Bisnis.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here