
Viabilitas Benih Jagung Lokal yang diberi Tepung Daun Tembelekan (Lantana camara Linn) dalam Pencegahan Serangan Sitophilus zeamais Motsch (Coleoptera:Curculionidae) Selama Penyimpanan
Author(s) -
Anna Tefa,
Alexander Kehi Klau,
Origenes Boy Kapitan
Publication year - 2019
Publication title -
sc (savana cendana): jurnal pertanian konservasi lahan kering
Language(s) - English
Resource type - Journals
ISSN - 2477-7927
DOI - 10.32938/sc.v4i01.547
Subject(s) - curculionidae , horticulture , sitophilus , biology , botany , food science
Sitophilus zeamais Motsch (Coleoptera:Curculionidae) sering menyerang benih jagung selama periode penyimpanan sehingga dapat menurunkan viabilitas benih. Tembelekan (Lantana camara linn) memproduksi senyawa metabolit sekunder yang dapat berperan melindungi jagung dari gangguan Sitophilus zeamais. Tujuan penelitian ini adalah mencegah serangan hama Sitophilus zeamais dengan tepung daun tembelekan untuk meningkatkan viabilitas benih jagung selama penyimpanan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial. Faktor pertama adalah takaran tepung tembelekan, yang terdiri dari empat level yakni T0: tanpa tepung, T1: 10% w/w, T2: 15% w/w, T3: 20% w/w. Faktor kedua adalah lama kontak penyimpanan yang terdiri dari 3 level yakni M0: 1 minggu, M1: 2 minggu, dan M2: 3 minggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interkasi perlakuan tepung daun tembelekan dan periode simpan mampu mempertahankan viabilitas dan vigor benih jagung lokal pada peubah potensi tumbuh maksimum 97,33%, kecepatan tumbuh 19,06%/etmal, indeks vigor 71% dan berat kering kecambah normal 5,4 gram.