
DIGITALISASI DOKUMEN INSTRUKSI KERJA ALAT DENGAN MENGGUNAKAN QUICK RESPONSE (QR) CODE PADA ALAT LABORATORIUM JURUSAN ANALIS KESEHATAN DAN KEBIDANAN POLTEKKES KEMENKES MATARAM
Author(s) -
Rimanda Aprilia Wulandari,
Affan Ardiyanto
Publication year - 2021
Publication title -
jurnal midwifery update
Language(s) - Slovenian
Resource type - Journals
ISSN - 2684-8511
DOI - 10.32807/jmu.v3i1.104
Subject(s) - physics , humanities , operating system , computer science , art
Laboratorium adalah salah satu sarana terpenting pada pelaksanaan pendidikan vokasi. Berdasarkan hasil observasi pada laboratorium jurusan analis kesehatan dan jurusan kebidanan Poltekkes Kemenkes Mataram, dokumen instruksi kerja alat pada kertas HVS dan dipasang dengan cara di tempel pada dinding terdekat atau di gantungkan pada bagian alat untuk mempermudah akses dokumen tersebut. Hal tersebut membuat dokumen instruksi kerja alat cepat rusak dan hilang. Dengan perkembangan teknologi yang semakin maju dan pesat, permasalahan tersebut dapat diatasi dengan digitalisasi dokumen instruksi kerja dengan tujuan untuk meningkatkan keamanan penyimpanan, memudahan akses, dan membuat ukuran dokumen instruksi kerja lebih efisien. Salah satu pilihan praktis untuk digitalisasi adalah dengan menggunakan Sistem Quick Response Code (QR Code). Sistem tersebut dapat meningkatkan keamanan penyimpanan dan kecepatan akses informasi didalamnya. Selain itu QR Code memiliki tampilan yang kecil dan masih dapat terpindai meskipun mengalami kerusakan fisik hingga 30 %. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Jurusan Analis Kesehatan dan Jurusan Kebidanan selama 8 bulan mulai bulan Juni 2020 s.d Februari 2021. Penelitian dilakukan dalam 5 tahapan mulai dari pengumpulan dokumen instruksi kerja , menggunggah dokumen instruksi kerja, implementasi QR code, uji coba QR code dengan QR scanner dan terakhir menempelkan QR code pada alat laboratorium sehingga dapat digunakan oleh pengguna. Dalam pengujian fungsionalitas QR code,digunakan metode pengujian blackbox. Hasil yang diperoleh dari identifikasi dokumen instruksi kerja alat yakni sebanyak 50 alat di laboratorium jurusan analis kesehatan dan 20 alat di laboratorium jurusan kebidanan telah berhasil dibuat QR Code. Dengan dilakukannya penelitian ini, diharapkan sistem pengelolaan laboratorium dapat ditingkatkan