
ANALISIS USAHA PEMANFAATKAN TEPUNG LIMBAH IKAN GABUS PASIR (Butis amboinensis) PADA ITIK PEKING UMUR 1 HARI SAMPAI 8 MINGGU
Author(s) -
Heri Nirwanto,
Armyn Hakim Daulay,
Hasnudi,
Tati Vidiana Sari
Publication year - 2016
Publication title -
jurnal peternakan integratif
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2808-2753
pISSN - 2303-3207
DOI - 10.32734/jpi.v4i3.2801
Subject(s) - zoology , biology , toxicology , horticulture , mathematics , veterinary medicine , medicine
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis usaha pemanfaatan tepung limbah ikan gabuspasir terhadap biaya produksi, hasil produksi, laba/rugi, income over feed cost (IOFC) dan revenuecost ratio (R/C ratio). Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Biologi Ternak Fakultas PertanianUniversitas Sumatera Utara, yang berlangsung pada bulan Agustus sampai Oktober 2014. Metodepenelitian yang digunakan adalah metode survey dan analisis ekonomi. Penelitian tediri dari 3perlakuan dan 6 ulangan. Perlakuan menggunakan perbandingan tepung ikan komersial dengantepung limbah ikan gabus pasir antara P0 (10%:0%), P1 (5%:5%), P2 (0%:10%). Hasil penelitianmenunjukkan bahwa pada perlakuan P0, P1 dan P2 memberikan hasil yang berbeda terhadap rataantotal biaya produksi (Rp/ekor/periode): 45.905,52; 45.092,33 dan 44.857,98, total hasil produksi(Rp/ekor/periode): 46.188,33; 46.779,83 dan 47.868,33, laba / rugi (Rp/ekor/periode): 282,80;1.687,50 dan 3.010,34, income over feed cost (IOFC) (Rp/ekor/periode): 17.673,12; 19.077,81 dan20.400,88 dan R / C ratio : 1.01; 1.04 and 1.07. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukan bahwaPenggunaan tepung limbah ikan gabus pasir dengan level 10% dapat meningkatkan total hasilproduksi, R/C Ratio, analisis laba rugi dan IOFC (Income Over Feed Cost). Dan dapat menurunkanharga pakan, biaya konsumsi dan total biaya produksi pada pemeliharaan itik peking. Penggunaantepung limbah ikan gabus pasir dengan level 10% dapat meningkatkan pendapatan dan menggantikantepung ikan komersil dalam ransum ternak itik peking.