
PEMANFAATAN KULIT DAGING BUAH KOPI FERMENTASI MOL (MIKROORGANISME LOKAL) SEBAGAI RANSUM DALAM BENTUK PELET TERHADAP PERFORMANS KELINCI PERANAKAN REX JANTAN LEPAS SAPIH (
Author(s) -
muhammad zainul ihsan,
Tri Wahyuni,
Usman Budi
Publication year - 2015
Publication title -
jurnal peternakan integratif
Language(s) - Slovenian
Resource type - Journals
eISSN - 2808-2753
pISSN - 2303-3207
DOI - 10.32734/jpi.v3i2.2756
Subject(s) - physics
Penelitian bertujuan untuk melihat pengaruh dari pemanfaatan kulit daging buah kopi fermentasimikroorganisme lokal (MOL) sebagai ransum dalam bentuk pelet terhadap performans kelinci peranakan rexjantan lepas sapih. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Biologi Ternak Jl. Dr. Ahmad Sofyan FakultasPertanian Universitas Sumatera Utara pada selama 10 minggu. Rancangan yang digunakan dalam penelitian iniadalah rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan. Penelitian ini menggunakan 20 ekorkelinci peranakan rex jantan lepas sapih dengan bobot awal rata-rata 913,05 ± 60,49 g. Perlakuan terdiri atasP0= 30% kulit daging buah kopi tanpa fermentasi, P1= 10% kulit daging buah kopifermentasi, P2= 20% kulitdaging buah kopi fermentasi, P3= 30% kulit daging buah kopi fermentasi. Hasil penelitian menunjukan rataankonsumsi dengan beberapa perlakuan (P0, P1, P2, P3) yaitu 81,59, 78,86, 82,70 dan 84,23 (g/ekor/hari),kemudian pertambahan bobot badan (PBB) secara berturut-turut 38,25, 38,10, 39,61 dan 40,75 (g/ekor/hari) dankonversi ransum secara berturut-turut 2,13, 2,07, 2,09 dan 2,07. Hasil analisa keragaman menunjukan bahwapemanfaatan kulit daging buah kopi fermentasi dalam bentuk ransum pelet memberikan pengaruh yang tidahberbeda nyata (P≥0,05) terhadap peformans kelinci peranakan rex jantan lepas sapih. Kesimpulan dari penelitianini bahwa kulit daging buah kopi fermentasi dapat dimanfaatkan sebagai bahan pakan kelinci peranakanrexjantan lepas sapih sampai level 30%.