z-logo
open-access-imgOpen Access
KARAKTERISTIK ENDAPAN KUARTER DAN KEBERADAAN AIR TANAH BERDASARKAN PENAFSIRAN DATA GEORADAR DI PESISIR PANTAI BARAT DAYA PULAU ROTE
Author(s) -
Muhammad Ali Zulfikar,
Fauzi Budi Prasetio,
Undang Hernawan
Publication year - 2020
Publication title -
jurnal geologi kelautan
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2527-8851
pISSN - 1693-4415
DOI - 10.32693/jgk.18.2.2020.619
Subject(s) - physics , forestry , geomorphology , geology , geography
Pulau Rote merupakan pulau bagian selatan wilayah Indonesia yang terbentuk akibat adanya kolisi antara dua lempeng benua antara Australia – Asia, sehingga terjadi pengangkatan yang membentuk daratan hingga saat ini. Formasi batuan yang tersingkap di permukaan bagian timur - selatan Pulau Rote tersusun atas endapan-endapan Kuarter dan Formasi Batuan berumur Kuarter yang terdiri dari Endapan Aluvium dan Endapan Pantai (Qa), Endapan Konglomerat (Qac), Batugamping Koral (Ql), Formasi Noele (Qtn). Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran kondisi endapan kuarter bawah permukaan dan kemunginan keberadaan air tanah. Survei ini menggunakan peralatan Ground Peneterating Radar (GPR) tipe Sirveyor 20, antenna (MLF) frekuensi 40 MHz dan software Radan 5 untuk pemrosesan data. Hasil identifikasi fasies radar menunjukkan bahwa kondisi geologi di bawah permukaan pada kedalaman 15 – 30 meter merupakan batupasir yang dapat disebandingkan dengan Formasi Noele (Qtn). Pada kedalaman 2-15 meter merupakan lapisan yang tersusun atas batugamping bioklastik (batugamping koral) yang dapat disebandingkan dengan Batugamping Koral berumur Kuarter (Ql). Pada kedalaman 0-1 meter merupakan endapan pantai berumur Holosen yang dapat disebandingkan dengan Endapan Alluvium dan Endapan Pantai (Qa). Keberadaan air tanah diperkirakan berada pada lapisan Batugamping Koral dengan kedalaman sekitar 12-15 meter.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here