
Partisipasi Politik Masyarakat dalam Pemilihan Kepala Daerah Kota Baubau Tahun 2018
Author(s) -
L.M. Azhar Sa’ban
Publication year - 2019
Publication title -
gorontalo journal of government and political studies
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2614-2104
pISSN - 2614-2120
DOI - 10.32662/gjgops.v2i2.550
Subject(s) - political science , politics , interview , humanities , law , philosophy
The purpose of this study is to explain how the level of public political participation in the 2018 Regional Elections in BauBau City. In addition, this study identifies the factors that influence the participation of BauBau City community and any efforts made by the BauBau City Election Commission in increasing community participation. Data was collected by analyzing documents, observing, interviewing, and analyzing with qualitative and quantitative descriptive techniques. The results of this study show that the level of community participation in BauBau City is relatively high because if it is accumulated at 69.87%. The factors that influence political participation in society are political incentives, personal characteristics factors, social characteristics factors, and political circumstances. To increase community participation, the BauBau City Regional Election Commission has conducted socialization on regional head elections, formed Democratic Volunteers, conducted voter education, and mass media involvement. Tujuan penelitian ini untuk (1) untuk menjelaskan bagaimana tingkat partisipasi politik masyarakat dalam Pemilihan Kepala Daerah tahun 2018 di Kota BauBau (2) untuk mengidentifikasi faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi partisipasi masyarakat Kota BauBau (3) untuk mengidentifikasi upaya-upaya apa saja yang dilakukan pihak KPUD Kota BauBau dalam meningkatkan partisipasi masyarakat. Data dikumpulkan dengan analisis dokumen, pengamatan, wawancara, dan dianalisis dengan tehnik deskriptif kualitatif dan Kuantitatif. Hasil dari penelitian ini adalah: (1) Tingkat partispasi masyarakat di Kota BauBau tergolong tinggi dikarenakan jika diakumulasikan sebesar 69,87% %. (2) Faktor – faktor yang mempengaruhi partisipasi politik masyarakat adalah (a) perangsang politik (b) Faktor karakteristik pribadi (c) faktor karakteristik sosial (d) keadaan politik. (3) Upaya yang dilakukan KPUD untuk meningkatkan partisipasi masyarakat adalah (a) sosialisasi pemilihan kepala daerah (b) membentuk Relawan Demokrasi (c) melaksanakan pendidikan pemilih (d) peran media massa.