
STUDI PEMBUATAN SELAI CAMPURAN TIMUN SURI (Cucumis lativus) DAN BUAH NAGA (Hylocereus Polyrhizus)
Author(s) -
Imera Lipta Merda,
Rifni Novitasari
Publication year - 2017
Publication title -
jurnal teknologi pertanian/jurnal teknologi pertanian
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2598-5132
pISSN - 2301-4083
DOI - 10.32520/jtp.v6i2.102
Subject(s) - physics , horticulture , food science , chemistry , biology
Selai merupakan produk makanan yang memiliki tekstur kental yang dapat diolah dari berbagai macam buah dan pada umumnya selai dapat berbentuk padat maupun semi padat buah-buahan yang dipilih untuk dijadikan dalam pembuatan yaitu buah yang telah matang, seperti Timun Suri dan buah Naga yang meiliki warna yang pekat. Tanaman timun Suri dengan nama ilmiahnya adalah Cucumis lativus sudah banyak dikenal dan dikonsumsi masyarakat, Timun suri bisa ditanam kapan saja dan tidak mengenal musim dan juga banyak terdapat pada Kabupaten Indragiri Hilir dengan memiliki rasa yang ciri khas manis dan langu. Buah timun Suri memiliki kandungan mineral yang cukup tinggi, kandungan dalam 100 g buah suri terdiri dari 1.008 mg kalium, 768 mg kalsium dan 422 mg fosfor (Hayati et all., 2008), sedangkan Buah Naga (Hylocereus polyrhizus) daging merah yaitu buah yang rendah kolestrol dan kaya akan vitamin C, E, asam lemak tidak jenuh tunggal, dan serat yang dapat membantu fungsi dari antioksidan. Dari penggabungan dua jenis buah tersebut menjadi selai maka dilakukan penelitian dengan menggunakan metode rancangan acak lengkap (RAl), dengan empat perlakuan dan tiga kali ulangan yang mencapai hasil yang terbaik yaitu pada perlakuan D dengan perbandingan buah naga dan timun suri (100 g buah naga : 150 g timun suri) dengan hasil nilai pada analisa kimia yaitu kadar Air 13,00%, kadar Gula 59,00%, Vitamin C 0,69%, sedangkan pada analisa organoleptik yaitu warna 3,65%, aroma 3,50%, rasa 3,90%, dan tekstur 3,55%.