
RANCANG BANGUN SISTEM DISTILASI SURYA TIPE PARABOLIC UNTUK MENURUNKAN KADAR SALINITAS AIR LAUT
Author(s) -
Duma Pabiban,
Mikael Namas,
Kasimir Sarifudin
Publication year - 2016
Publication title -
jurnal ilmiah flash/jurnal ilmiah flash
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2614-1787
pISSN - 2477-2798
DOI - 10.32511/jiflash.v2i2.34
Subject(s) - physics , air temperature , zoology , atmospheric sciences , biology
Tujuan dari pada penelitian ini adalah merancang model distilasi surya tipe para bolic untukmenurunkan kadar salinitas air laut serta mengetahui hubungan antara intensitas cahaya mata hariterfokus dengan temperatur air laut dalam wadah evaporasi pada sistem distilasi surya tipe parabolic.Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Fisika Politeknik Negeri Kupang selama 8 bulan.Metode penelitian dilakukan dengan beberapa tahapan antara lain merancang alat tipe parabolicdengan ukuran diameter 1,80 cm dan tinggi 1,66 cm. permukaan parabolic dilapisi dengan kacacermin datar berfungsi untuk memantulkan cahaya mata hari ke wadah evaporasi (wadah pemanas).Kegiatan penelitian dilakukan mulai dari jam 08.30 sampai dengan jam 14.30 Wita. Sampel yangdigunakan dalam penelitian adalah air laut yang berasal dari pantai Oesapa Kodya Kupang PropinsisNusa Tenggara Timur. Parameter yang di ukur dalam penelitian tersebut antara lain : intensitascahaya, temperatur, hasil evaporasi (destilat). Rancangan penelitian dilakukan dengan perlakuansampel air laut volume 500 ml; 750 ml; 1000ml; 1250 ml; 1500 ml; 1750 ml dan 2000 ml.Perlakuan sampel air laut dilakukan sebanyak 3 kali pengulangan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadinya pemanasan dalam wadah evaporasi mulaidari jam 11.00–14.00 Wita dengan intensitas cahaya mata hari 680–700 W/m2, pada temperatur84,60C– 980C. Hubungan antara volume air laut dengan intensitas mata hari adalah signifikan (ά=0,05 p = 0,513); hubungan volume air laut dengan hasil distilat adalah sangat signifikan (ά=0,01p=0,769); sedangkan hubungan antara volume air laut dengan temperatur tidak signifikan(ά =0,05p=-0,062). Hubungan hasil distilat dengan perlakuan air laut sangat signifikan (sangatnyata), tetapi tidak ada hubungan antara perlakuan air laut dengan temperatur.Efisiensi distilasi secara keseluruhan diketahui bahwa efisiensi rata-rata adalah ηd= 72,42%.Hal ini menunjukkan bahwa penurunan salinitas air laut setelah mengalami distilasi adalah sangatefisien (71% ηd= 72,42% 85%). Nilai rata-rata prosentase penurunan salinitas air laut dariperlakuan volume 500 ml sampai dengan 2000 ml adalah sebesar 87,06%