z-logo
open-access-imgOpen Access
Gambaran Tanda Kardinal Asfiksia Pada Kasus Kematian Gantung Diri di Departemen Forensik RSU Dr. Muhammad Hoesin Palembang Periode Tahun 2011-2012
Author(s) -
Indera Sakti Nasution,
Raden Ayu Tanzila,
Irfanuddin Irfanuddin
Publication year - 2014
Publication title -
syifa medika jurnal kedokteran dan kesehatan
Language(s) - Uncategorized
Resource type - Journals
eISSN - 2580-6971
pISSN - 2087-233X
DOI - 10.32502/sm.v5i1.1425
Subject(s) - medicine , gynecology , humanities , art
Penggantungan adalah salah satu penyebab kematian akibat asfiksia yang paling sering ditemukandalam kasus kedokteran forensik, umumnya urutan ke-3 sesudah kecelakaan lalu lintas dan traumamekanik. Penelitian tentang gantung diri di Indonesia juga masih sangat terbatas jumlahnya.Penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan cross-sectional yang bertujuan untuk mengetahuitanda kardinal asfiksia yang ditemukan pada visum et repertum kasus gantung diri di DepartemenForensik RSUP dr.Muhammad Hoesin Palembang pada tahun 2011 – 2012. Kasus gantung diri padatahun 2011 terdapat 6 kasus dan 14 kasus pada tahun 2012. Dari 20 kasus gantung diri hanyaditemukan 11 hasil visum, 1 hasil visum pada tahun 2011 dan 10 hasil visum pada tahun 2012.Hasilpenelitian menunjukkan angka kejadian gantung diri lebih banyak ditemukan pada tahun 2012 (90,9%).Berdasarkan jenis kelamin, kejadian bunuh diri banyak terjadi pada laki-laki dibanding perempuanyaitu 7 kasus (63,6%). Berdasarkan kelompok umur, pelaku gantung diri banyak dilakukan padarentang umur 22-49 tahun sebanyak 6 kasus (54,5%). Tanda kardinal yang banyak ditemukan adalahsianosis (100,0%) dan kongesti (36,4%).

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here
Accelerating Research

Address

John Eccles House
Robert Robinson Avenue,
Oxford Science Park, Oxford
OX4 4GP, United Kingdom