z-logo
open-access-imgOpen Access
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN PETANI DALAM MELAKUKAN ALIH FUNGSI LAHAN SAWAH MENJADI KEBUN KELAPA SAWIT DI KECAMATAN TANJUNG LAGO KABUPATEN BANYUASIN
Author(s) -
Gusti Fitriyana
Publication year - 2018
Publication title -
societa: jurnal ilmu-ilmu agribisnis/societa
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2549-8509
pISSN - 2301-4180
DOI - 10.32502/jsct.v7i1.1128
Subject(s) - swot analysis , agricultural science , land reclamation , geography , business , paddy field , forestry , agricultural economics , economics , marketing , environmental science , archaeology
This study aims to: (1) find out what factors influence farmers' decisions in transferring land functions, and (2) formulate control strategies for land conversion. The method used in this study is a case study method, which is the sample unit is farmers who are still planting paddy fields and farmers who have converted land into oil palm plantations. Data analysis method to answer the first problem using logistic regression analysis, while to answer the second problem using SWOT-Classic analysis. The conclusions of this study are (1) the factors that significantly influence the decision of farmers in transferring land functions are income, production costs and education level, (2) the formulation of strategies that can be recommended based on the results of the SWOT analysis conducted as follows: (a) determine the rice field area of food crops in each village in Tanjung Lago Subdistrict, accompanied by socialization of land conversion rules, (b) Make improvements to the tidal land reclamation network in Tanjung Lago sub-district and encourage farmer groups in network management tidal land reclamation.ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk : (1) mengetahui factor apa saja yang berpengaruh terhadap keputusan petani dalam melakukan alih fungsi lahan, dan (2) merumuskan strategi pengendalian alih fungsi lahan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi kasus, yang menjadi unit sampelnya adalah petani yang masih menanam padi sawah dan petani yang telah melakukan alih fungsi lahan menjadi kebun kelapa sawit. Metode analisis data untuk menjawab permasalahan pertama menggunakan analisis regresi logistic, sedangkan untuk menjawab permasalahan kedua menggunakan analisis SWOT-Klasik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah (1) factor-faktor yang berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan petani dalam melakukan alih fungsi lahan adalah pendapatan, biaya produksi dan tingkat pendidikan, (2) rumusan strategi yang bisa direkomendasikan berdasarkan hasil analisis SWOT yang dilakukan adalah sebagai berikut : (a) menetapkan zona lahan persawahan tanaman pangan di masing-masing desa di wilayah Kecamatan Tanjung Lago, disertai dengan  sosialisasi tentang aturan alih fungsi lahan, (b) Melakukan  perbaikan jaringan reklamasi rawa pasang surut di kecamatan Tanjung Lago serta mendorong kelompok tani  dalam pengelolaan jaringan reklamasi rawa pasang surut. 

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here