
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI DIVISI LIKUID PADA PT.EAGLE INDO PHARMA-TANGERANG
Author(s) -
Darmadi Darmadi,
Nia Suryani,
Ratna Sari
Publication year - 2021
Publication title -
jurnal arastirma
Language(s) - Uncategorized
Resource type - Journals
eISSN - 2775-9695
pISSN - 2775-9687
DOI - 10.32493/arastirma.v1i1.10062
Subject(s) - physics , humanities , mathematics , art
Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja karyawan di divisi likuid pada PT.Eagle Indo Pharma-Tangerang, untuk mengetahui pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja karyawan di divisi likuid pada PT.Eagle Indo Pharma-Tangerang, dan untuk mengetahui pengaruh budaya organisasi dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan di divisi likuid pada PT.Eagle Indo Pharma-Tangerang.Metode. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan asosiatif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah angket kuesioner. Analisis data yang digunakan yaitu uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heterokedastisitas, regresi linier sederhana, regresi linier berganda, koefisien korelasi, koefisien determinasi, dan uji hipotesis.Hasil. Pengujian hipotesis secara parsial variabel budaya organisasi (X1) diperoleh nilai thitung > ttabel (30,719 > 2,001) hal tersebut juga diperkuat dengan nilai signifikansi 0,000 ttabel (40,651 > 2,001) hal tersebut juga diperkuat dengan nilai signifikansi 0,000 Ftabel atau (74,894 > 3,15) hal ini juga diperkuat dengan nilai probability signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Maka dapat diakatakan bahwa budaya organisasi dan disiplin kerja berpengaruh signifikan secara simultan terhadap kinerja karyawan. Koefisien determinasi diperoleh nilai R Square sebesar 0,694, artinya variabel budaya organisasi dan disiplin kerja secara bersama-sama memiliki kontribusi pengaruh sebesar 69,4% terhadap kinerja karyawan. Sedangkan sisanya sebesar 30,6% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.Implikasi. Pemimpin lebih meningkatkan pengawasannya terhadap para karyawan dan karyawan lebih menyadari akan pentingnya penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam bekerja. Dengan demikian akan menghasilkan hasil kerja yang berkualitas.