z-logo
open-access-imgOpen Access
RELEVANSI PEMIKIRAN MAQASHID AL-SYARI’AH JASSER AUDA TERHADAP SISTEM PENDIDIKAN ISLAM MULTIDISIPLINER
Author(s) -
Siti Mutholingah
Publication year - 2018
Publication title -
ta`limuna/ta' limuna
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2622-9889
pISSN - 2085-2975
DOI - 10.32478/talimuna.v7i2.183
Subject(s) - islam , philosophy , humanities , theology
Perkembangan zaman tentu memiliki dampak dalam berbagai aspek kehidupan umat Islam, termasuk dalam konteks keilmuan Islam. Studi tentang tujuan mendasar dari hukum Islam (maqashid al-syariah) dan produk hukum Islam (fiqh) tentu akan semakin dibutuhkan dalam rangka memenuhi kebutuhan hukum Islam yang semakin dihadapkan dengan fenomena yang tidak terjadi pada saat Nabi, masa teman, periode tabi'iin, atau periode tabi'in tabi. Menurut beberapa ulama ushul dan ulama fiqih Islam dari era sekarang (kontemporer) menganggap bahwa ada beberapa maqashid al-syari'ah dan hukum Islam (fiqh) yang harus ditinjau karena mereka kurang relevan jika diimplementasikan dalam konteks kehidupan Muslim hari ini. Salah satu ulama ushul fikih kontemporer adalah Jasser Auda. Hal utama yang mendasari mengapa Jasser Auda ingin meninjau maqashid al-sharia klasik, menurut Jasser Auda maqashid al-sharia klasik yang mencakup hifdz al-diin, hifdz al-nafs, hifdz al-aql, hifdz al-nasl, dan hifdz al-maal, masih cenderung terlalu umum, individual dan tidak mengandung nilai universal seperti prinsip keadilan dan kebebasan.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here