
AL-ISLAM KEMUHAMMADIYAHAN BAGI NON-MUSLIM: STUDI EMPIRIK KEBIJAKAN DAN MODEL PEMBELAJARAN
Author(s) -
Hadi Pajarianto,
Muhaemin Muhaemin
Publication year - 2020
Publication title -
al qalam - balai penelitian lektur keagamaan ujung pandang/al-qalam
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2540-895X
pISSN - 0854-1221
DOI - 10.31969/alq.v26i2.853
Subject(s) - islam , humanities , sociology , pedagogy , theology , philosophy
Universitas Muhammadiyah Palopo memiliki kebijakan Catur Darma Perguruan Tinggi dengan menambahkan Al-Islam Kemuhammadiyahan sebagai darma keempat. Kebijakan ini kemudian dijabarkan dalam mata kuliah wajib universitas, yakni Al-Islam Kemuhammadiyahan (AIK) yang wajib diikuti baik oleh mahasiswa muslim dan non-muslim. Kajian ini mengungkap dua hal; (1) kebijakan Al-Islam Kemuhammadiyahan bagi mahasiswa non-muslim; dan (2) model pembelajaran AIK bagi mahasiswa non-muslim; Penelitian ini bersifat kualitatif, dengan observasi dan wawancara mendalam ( in-depth interview ), dan dokumentasi. Temuan penting penelitian adalah (1) mahasiswa non-muslim diwajibkan mengikuti mata kuliah AIK, dosen tetap memperhatikan proporsi dan materi yang disajikan dan lokalitasnya; dan (2) Model pembelajaran AIK melalui; pertama , rules of study, mengubah pendekatan doktrin menjadi dialogis. Kedua , pola Comparative Holly-Text dengan memberikan ruang kepada mahasiswa non-muslim untuk mengelaborasi suatu tema dengan pemahaman kitab sucinya. Ketiga , melalui tutor sebaya yang memberikan iklim positif bagi interaksi senior dan yunior. Implikasi dari penelitian ini adalah adanya ruang perjumpaan ( melting plot ) bagi mahasiswa yang berbeda agama untuk saling berinteraksi dan memahami satu sama lain.