
MENENGOK KEBERISLAMAN KELOMPOK MAJELIS ILMI AL-AMIN DI KABUPATEN BOALEMO
Author(s) -
St. Arafah
Publication year - 2018
Publication title -
al qalam - balai penelitian lektur keagamaan ujung pandang/al-qalam
Language(s) - Uncategorized
Resource type - Journals
eISSN - 2540-895X
pISSN - 0854-1221
DOI - 10.31969/alq.v24i1.441
Subject(s) - humanities , art
Munculnya kelompok yang dianggap sempalan akan berpontesi melahirkan konflik, mereka hadir membawa paham dan praktik keagamaan yang berbeda dengan yang dianut kebanyakan umat di Indonesia dan secara kuantitas jumlah mereka sangat sedikit. Disisi lain, kehadiran kelompok atau paham yang berbeda ini akan membawa pada sikap destruktif. Penelitian mendeskripsikan tentang keberadaan kelompok Majelis Ilmi Al-Amin, yang oleh pembimbingnya mengkalim telah menerima ilham, hidayah bahkan menyebutnya “wahyu”, mengenai ilmu kegaiban melalui proses dialog. Proses penelusuran data dengan menggunkana teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok Majelis Ilmi Al-Amin telah eksis sejak 2007 hingga kini walaupun telah mengalami pelemparan dan pengusiran oleh masyarakat hingga akhirnya kelompok ini berpindah tempat untuk melakukan aktifitas. Kelompok ini oleh masyarakat dan pemerintah menklaim sebagai kelompok yang memiliki ajaran yang menyimpang utamanya dalam hal pelaksanaan syari’ah, bahkan bagi para jama’ah tidak lagi melaksanakan shalat sebagaimana lazimnya karena kelompok ini tidak mau dikatakan “riya” jika mereka melaksanakan shalat khususnya berjama’ah di masjid, sehingga shalat itu dilakukan secara bhatin saja, pada pelaksanaan puasa mereka telah berada pada tingkatan al-khawaisul khawas , dan haji tidak perlu ke tanah suci.