z-logo
open-access-imgOpen Access
HAJI DI BONTONOMPO KABUPATEN GOWA TINJAUAN SOSIAL EKONOMI
Author(s) -
Abd. Kadir Ahmad
Publication year - 2016
Publication title -
al qalam - balai penelitian lektur keagamaan ujung pandang/al-qalam
Language(s) - Slovenian
Resource type - Journals
eISSN - 2540-895X
pISSN - 0854-1221
DOI - 10.31969/alq.v19i2.153
Subject(s) - humanities , sociology , art
Di Sulawesi Selatan, studi aspek sosial dan ekonomi haji belum pernah dilakukan, padahal berhaji bukan hanya meliputi aspek keagamaan akan tetapi juga kedua aspek tersebut. Pertanyaan yang ingin dijawab adalah bagaimanakah haji mengekspresikan diri melalui status dan peran-peran sosial pada masyarakat dan sumber-sumber ekonomi apa yang dimiliki para haji untuk dapat dipahami sebagai orang mampu (istitha’)? Tujuan yang ingin dicapai adalah mengetahui status dan peran sosial dan latar belakang ekonomi sebagai akibat dari kehajian pada masyarakat pedesaan. Konsep yang digunakan adalah modal sumberdaya manusia, modal sosial, dan modal ekonomi dari Fukuyama, dan teori hubungan keberagamaan dan etosekonomi dari Max Weber. Dengan metode wawancara, angket dan dokumentasi, ditemukan para haji di Bontonompo memiliki modal sumber daya manusia yang lebih baik di atas rata-rata penduduk setempat dilihat dari aspek latar belakang pendidikan dan pekerjaan. Dari segi ekonomi para haji memiliki sumberdaya ekonomi yang jamak, selain pendapatan dari status PNS, mereka juga memiliki sejumlah areal lahan, perusahaan batu bata, perdagangan, dan ternak, baik secara sendiri-sendiri maupun akumulatif. Sumber daya sosial menunjukkan haji cenderung dipercaya untuk menempati posisi-posisi publik dan privat di berbagai bidang yang ada di pedesaan.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here