
HUBUNGAN ANTAR SUKU BANGSA DI DAERAH RAWAN KONFLIK (Kasus Desa Dandang dan Desa K a m p u n g Baru Kab. L u w u Utara) Ethnic Relations in Areas Prone to Conflict (A Case Dandang Village and Village of Kampung Baru, North Luwu Regency)
Author(s) -
Muhammad Basir
Publication year - 2011
Publication title -
al qalam - balai penelitian lektur keagamaan ujung pandang/al-qalam
Language(s) - Italian
Resource type - Journals
eISSN - 2540-895X
pISSN - 0854-1221
DOI - 10.31969/alq.v17i2.112
Subject(s) - political science , baru , humanities , theology , art , philosophy , islam
Keanekaragaman suku bangsa, ketimpangan dan masalah keadilan sosial di suatu Negara bangsa selalu MKnjadi isu penting, paling tidak karena beberapa hal, yakni kesukubangsaan menciptakan pendukung bagi terciptanya negara kesatuan sehingga diperlnkan suatu upaya untuk senantiasa mempertahankannya, di sisi lain kesukubangsaan juga memiliki potensi konflik sebagai akibat perbedaan visi, aspirasi dan anentasi politik, dan konflik pun dapat terjadi sebagai akibat dinamika perubahan sosial ekonomi di matu daerah. Hal inilah yang melatarbelakangi penelitian tentang Hubungan Antar Suku Bangsa di Daerah Rowan Konflik di Sulawesi Selatan : Kasus Desa Dandang dan Desa Kampung Baru Kab. Luwu va Hasil penelitian menggambarkan tentang profil penduduk Desa Dandang dan Desa Kampung Baru dan proses inter aksi pra-konflik, deskripsi konflik antara Desa Dandang dan Desa Kampung Baru, dim proses peredaman konflik antara Desa Dandang dengan Desa Kampung Baru.