
EFEKTIFITAS DIKLAT GURU MATA PELAJARAN DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI MADRASAH (Studi Tingkat Respon Guru Mata Pelajaran Yang Pernah Mengikuti Diktat Terhadap Penyelenggaraan Diklat di Balai Diklat Keagamaan Ambon)
Author(s) -
Mujizatullah Mujizatullah
Publication year - 2018
Publication title -
al qalam - balai penelitian lektur keagamaan ujung pandang/al-qalam
Language(s) - Uncategorized
Resource type - Journals
eISSN - 2540-895X
pISSN - 0854-1221
DOI - 10.31969/alq.v16i2.486
Subject(s) - humanities , physics , philosophy
Program diklat Guru Mata Pelajaran (GMP), diperuntukkan bagi meningkatkan kompetensi guru sehingga kualitas pendidikan yang diharapkan juga semakin meningkat. Berdasarkan harapan tersebut maka masalah penelitian yang diangkat dalam penelitian ini adalah bagaimana respon peserta diklat Guru Mata Pelajaran (GMP) terhadap penyelenggaraan Diklat GMP dan bagaimanapeningkatan kompetensi Guru Mata Pelajaran (GMP) setelah mengikuti Diklat GMP. Penelitian ini merupakan penelitian evaluatif, Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data dilapangan adalah: angket, daftar pertanyaan, dan dukumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa respon peserta diklat Guru Mata Pelajaran (GMP) terhadap penyelenggaraan Diklat GMP di Maluku cukup positif dan berada dalam kategori baik dan pada aspek rekrutmen dikategorikan kurang efektif. Pada pelaksanaan Diklat secara umum, perlu perbaikan ierutama pada sumber dan media belajar masih kurang. Pada kompetensi pedagogik diperoleh respon guru dirasakan kurang pada aspek pedagogik khususnya pada penyelenggaraan pembelajaran. Pada kompetensi profesional terutama pada kemampuan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pengembangan diri direspon oleh guru masih kurang. Pada kompetensi sosial pada umumnya direspon oleh guru kurang mampu berkomunikasi dengan teman sejawat dan komunitas ilmiah lainnya. Pada tingkat kompetensi profesional terkategori baik kompetensi pedagogik kategori sedang, kompetensi profesional kategori sedang, kompetensi kepribadian kategori sangat tinggi, dan kompetensi sosial terkategori sedang.