z-logo
open-access-imgOpen Access
Strategi Pembelajaran Model Blended Learning Solusi Keterbatasan Dosen
Author(s) -
Henny Pongantung,
Elmiana B Linggi,
Asrijal Bakri,
Pricilia Tore
Publication year - 2020
Publication title -
indonesian journal of learning education and counseling
Language(s) - Uncategorized
Resource type - Journals
eISSN - 2622-8076
pISSN - 2622-8068
DOI - 10.31960/ijolec.v3i1.412
Subject(s) - mathematics , humanities , blended learning , mathematics education , educational technology , art
STIK Stella maris saat ini mengunakan metode pembelajaran konvensional dengan metode student center learning (SCL). Hal ini cukup memberatkan dosen karena tenaga dosen cukup terbatas. Dengan melihat kondisi ini, peneliti mengusulkan solusi dengan menggunakan metode pembelajaran blended learning agar mahasiswa lebih banyak mendapatkan pengalaman belajar mandiri sesuai konsisi mahasiswa dan waktu yang digunakan dosen untuk masuk di kelas bisa dialihkan secara online. Tujuan penelitian menganalisis perbedaan pembelajaran metode blended learning dan metode konvensional terhadap peningkatan motivasi belajar mahasiswa di STIK Stella Maris Makassar. Penelitian ini adalah jenis quasy-eksperiment mengunakan rancangan pre- post test control group design. Teknik pengambilan sampel yaitu  total sampling, jumlah sampel 200 mahasiswa, dibagi dalam kelompok intervensi dan kontrol. Teknik analisis data menggunakan uji Mann Whitney. Diperoleh hasil P=0,000;?=0,005 maka Ha diterima Ho ditolak. Hal ini menunjukkan perbedaan antara metode konvensional dan blended learning. Maka dapat disimpulkan bahwa metode blended learning dapat meningkatkan motivasi belajar mandiri pada mahasiswa dari pada metode konventional. Dari penelitian ini disarankan metode blended learning dapat diterapkan di STIK Stella Maris khususnya dan seluruh perguruan tinggi terutama dengan jumlah dosen yang terbatas.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here