z-logo
open-access-imgOpen Access
WACANA SOSIAL MITOS KERIS KI BARU GAJAH DALAM TRADISI NGREBEG DI KECAMATAN KEDIRI, TABANAN
Author(s) -
Anak Agung Ayu Meitridwiastiti
Publication year - 2017
Publication title -
soshum: jurnal sosial dan humaniora/soshum : jurnal sosial dan humaniora
Language(s) - Slovenian
Resource type - Journals
eISSN - 2580-5622
pISSN - 2088-2262
DOI - 10.31940/soshum.v7i3.713
Subject(s) - art , humanities , sociology
Penelitian wacana sosial atas mitos keris Ki Baru Gajah dalam tradisi Ngrebeg di Kecamatan Kediri, Tabanan dilakukan untuk menganalisis struktur mitos yang bersifat tekstual, menjelaskan implementasi dan fungsi mitos keris Ki Baru Gajah dalam Purana Pura Luhur Pakendungan pada Tradisi Ngrebeg. Penelitian ini juga mengungkapkan wacana sosial yang ada dan berkembang di masyarakat Kecamatan Kediri, Tabanan yang bersifat kontekstual.Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori fungsi dan semiotika (Charles Sander Pierce). Pengumpulan data dikumpulkan melalui studi pustaka, wawancara, dan perekaman. Analisis data yang digunakan adalah hermeneutika dan deskriptif analitik.Penyajian hasil analisis data yang digunakan adalah metode informal. Implementasi mitos keris Ki Baru Gajah meliputi tradisi Ngrebeg, sedangkan fungsinya meliputi fungsi pelengkap upacara Dewa Yadnya, sebagai media pendidikan masyarakat, mempererat hubungan sosial masyarakat, dan pengusir wabah penyakit. Wacana sosial meliputi makna dari mitos tersebut, yaitu makna simbolik, loyalitas, dan kesuburan. Diharapkan dengan tradisi yang berasal dari sebuah mitos dapat memberikan keharmonisan dan kesejahteraan kehidupan dalam masyarakat Kecamatan Kediri, Tabanan.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here