z-logo
open-access-imgOpen Access
Analisis Pembasahan Lahan Gambut Akibat Pembangunan Sekat Kanal (Studi Kasus: Desa Lukun, Kabupaten Kepulauan Meranti)
Author(s) -
Hafiz Alfarisyi,
Sigit Sutikno,
_ Rinaldi
Publication year - 2020
Publication title -
jurnal teknik
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2622-710X
pISSN - 1858-4217
DOI - 10.31849/teknik.v14i1.3347
Subject(s) - physics , hydrology (agriculture) , environmental science , forestry , geography , geology , geotechnical engineering
Restorasi gambut sangat diperlukan untuk merehabilitasi ekosistem gambut. Badan Restorasi Gambut (BRG) telah menerapkan upaya restorasi gambut salah satunya melalui kegiatan rewetting (pembasahan lahan gambut kembali dengan pembuatan sekat kanal) di dalam wilayah Kesatuan Hidrologi Gambut (KHG). Desa Lukun memiliki lahan gambut yang terbakar dan terdegradasi cukup luas. Dengan adanya pembasahan kembali gambut, diharapkan gambut yang terganggu hidrologinya akan mengalami perbaikan dan gambut akan tetap dalam kondisi basah sehingga laju degradasi dan potensi kebakaran gambut dapat dicegah. Oleh karena itu dilakukan analisis pembasahan lahan gambut akibat pembangunan sekat kanal dengan menggunakan water level logger yang dipasang pada beberapa sumur pantau yang ada di sekitar kanal. Hasil yang diperoleh dari water level logger berupa tekanan hidrostatis dan tekanan atmosfer yang kemudian diolah menjadi grafik fluktuasi muka air tanah. Pada penelitian ini menunjukkan hasil bahwa sekat kanal memiliki dampak terhadap fluktuasi muka air tanah sebagai upaya pembasahan lahan gambut dan radius pembasahan yang dihasilkan akibat penyekatan kanal mencapai kurang dari 100 meter. Selain sekat kanal, kenaikan muka air tanah juga dipengaruhi oleh curah hujan.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here