z-logo
open-access-imgOpen Access
Prediksi Penurunan Segera Fondasi Tiang di Wilayah Pekanbaru Berdasarkan Data Sondir
Author(s) -
Agus Ika Putra,
Soewignjo Agus Nugroho,
Muhammad Muhshi
Publication year - 2022
Publication title -
siklus: jurnal teknik sipil/siklus
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2549-3973
pISSN - 2443-1729
DOI - 10.31849/siklus.v8i1.8985
Subject(s) - physics , forestry , geography
Pesatnya perkembangan Kota Pekanbaru, sebagai Ibukota Provinsi Riau, mengakibatkan permintaan Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) untuk gedung bertingkat sangat tinggi. Peningkatan pembangunan Konstruksi Sipil dengan beban besar, bisa mengakibatkan penurunan tanah. Sebagian besar lapisan tanah di wilayah Pekanbaru terdiri dari tanah Gambut, lempung dan pasir. Jenis fondasi yang cocok untuk tanah di Pekanbaru adalah fondasi dalam (driven/bored pile). Perencanaan fondasi dalam umumnya menggunakan data properties tanah dan data pengujian lapangan. Data penyelidikan tanah yang populer untuk perencanaan fondasi dalam adalah Dutch Cone Penetration Test (DCPT) dan Standard Penetration Test (SPT) Pengujian DCPT juga sering disebut Sondir, yaitu alat uji terdiri dari kerucut penetrasi (qonus) untuk membaca tahanan ujung tiang dan Shaft resistance untuk menghitung tahanan kulit. Penelitian ini bertujuan untuk memperkirakan penurunan segera (intermediate settlement) fondasi tiang pada saat konstruksi dibangun. Artinya beban yang diterima tiap tiang tidak melebihi daya dukung tiang tunggal dengan faktor keamanan tertentu (SF=3). Data uji sondir berasal dari Laboratorium Mekanika Tanah Universitas Riau. Perhitungan penurunan daya dukung tiang dilakukan dengan diameter tiang 30 cm dan panjang tiang 6 m, 12 m, dan 18 m. Hasil perhitungan ditampilkan dalam bentuk peta penurunan untuk wilayah Pekanbaru.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here