
Pengaruh Pelatihan Manajemen Penyuluhan Terhadap Kinerja Tenaga Harian Lepas Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian (THL-TBPP) Di Sumatera Barat
Author(s) -
Rinofi,
Eva Manjas,
Widya Iswara
Publication year - 2021
Publication title -
jurnal niara/jurnal niara
Language(s) - Uzbek
Resource type - Journals
eISSN - 2528-7575
pISSN - 1693-3516
DOI - 10.31849/niara.v14i1.5979
Subject(s) - chemistry
Pada tahun 2019, jumlah THL-TBPP di Sumatera Barat adalah sebanyak 536 orang yang terbagi atas THL-TBPP dari dana APBN sebanyak 399 orang dan dana APBD sebanyak 137 orang. Dalam rangka meningkatkan kinerja penyuluh dalam melaksanakan program penyuluhan, diperlukan upaya peningkatan kompetensi penyuluh THL-TBPP, salah satunya dapat diperoleh melalui pelatihan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh pelatihan terhadap kinerja Tenaga Harian Lepas-Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian (THL-TBPP) di Provinsi Sumatera Barat. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan survei dengan metode kuantitatif. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis induktif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelatihan manajemen penyuluh THL-TBPP pada aspek materi diklat, fasilitator, dan penyelenggaraan diklat telah terlaksana dengan sangat baik. Kinerja penyuluh THL-TBPP mulai dari persiapan penyuluhan, pelaksanaan penyuluhan, hingga evaluasi dan pelaporan sangat tinggi di mana penyuluh THL-TBPP melaksanakan semua pekerjaan tersebut dengan sangat baik. Pelatihan memiliki tingkat signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, sehingga memenuhi syarat menjadi variabel pendukung kinerja penyuluh. Hal ini berarti bahwa jika kinerja penyuluh THL-TBPP di Sumatera Barat meningkat, maka hal ini disebabkan salah satunya oleh pelatihan yang dilaksanakan. Saran terhadap penelitian ini adalah agar pelatihan yang diselenggarakan untuk penyuluh THL-TBPP dapat terus dipertahankan baik dari segi kualitas maupun kuantitas. Selanjutnya, dalam upaya peningkatan kinerja penyuluh THL-TBPP, perhatian terhadap hal-hal yang berkaitan dengan pelatihan penyuluh agar dapat terus dipertahankan oleh pemangku kebijakan.