
MULTISENSORY ELEMENT PADA EVENT JATILEUWIH AGRICULTURE FESTIVAL 2017 DI TABANAN BALI SEBAGAI KEGIATAN AKTIVASI MEREK UNTUK OBJEK PARIWISATA
Author(s) -
Indra Novianto Adibayu Pamungkas,
Dini Salmiyah Fitrah
Publication year - 2019
Publication title -
ensains journal
Language(s) - English
Resource type - Journals
ISSN - 2621-6604
DOI - 10.31848/ensains.v2i1.151
Subject(s) - event (particle physics) , tourism , humanities , advertising , geography , sociology , political science , art , business , law , physics , quantum mechanics
. Bali is one of destination that chosen by tourist because of many attraction available. Today, this place has become the number one destination based on traveler choice, One of the destination in Bali is Jatilewih and it is recently admitted by UNESCO as the one of heritages in the world. In branding activity, the management of Jatilewih holds an event named Jatilewih Agricultrue Festival. It is the first held in the year of 2017. This research objective is to analised the used of muktisensory element which applied in the event. This research used qualitative methodology and indepth interview methods to the management and visitor. The reaseach found that something dominant will be easily remembered if it is applied as the center idea as the strategy. In the execution, is is necessary to make that dominant will be a center idea in order that people can receive the message of branding. Keyword: Multisensory, Branding , Event Abstrak: Bali merupakan salah satu destinasi pilihan wisatawan dengan tersedianya beragam jenis pariwisata. Bali kini menjadi salah satu tujuan pariwisata nomor satu bedasarkan pilihan travelers. Salah satu daerah tujuan wisata yang mendapatkan penganugrahan sebagai situs warisan budaya adalah Jatilewih. Dalam kegiatan branding nya, pengelola Jatilewih mengadakan event pertanian yang dinamakan Jatilewih Agriculture Fesival. Event ini pertama kali digelar pada tahun 2017. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa multisensory elemen dan penerapannya dalam event Jatilewih Agriculture Festival tersebut. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan metode wawancara mendalam kepada pengelola dan pengunjung event tersebut. Hasil penelitian dari reset ini menemukan bahwa sesuatu yang bersifat dominan akan diingat oleh pengunjung dan hal ini akan membantu proses branding. Perlunya menentukan kedominanan pada sesuatu eksekusi event dalam hal menciptakan pengalaman dari para pengunjung untuk mengingat Jatilewih dalam memori mereka. Hal ini ditekankan pada penentuan ide central dalam melakukan aktivitas branding agar pesan mudah diterima oleh pengunjung event.Kata kunci : Multisensory, Branding, Event