z-logo
open-access-imgOpen Access
Larangan pemberian dot/kempeng dan makanan/minuman selain asi dengan cakupan ASI eksklusif di kabupaten pangkep
Author(s) -
Nasriani Nasriani
Publication year - 2020
Publication title -
journal of health, education, and literacy/journal of health, education and literacy (j-healt)
Language(s) - Spanish
Resource type - Journals
eISSN - 2714-7827
pISSN - 2621-9301
DOI - 10.31605/j-healt.v2i2.635
Subject(s) - gynecology , humanities , business administration , medicine , business , art
Pendahuluan :Sehubungan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 2030, menyusui merupakan salah satu langkah pertama bagi seorang manusia untuk mendapatkan kehidupan yang sehat dan sejahtera. Sayangnya, tidak semua orang mengetahui hal ini.PemerintahIndonesiatelah melakukanupaya peningkatanpemberianASI eksklusif dengan berbagaicara.Menerbitkanperaturan dan perundang- undangan mengenai pemberian ASI eksklusif pun sudah dilakukan, namun pelaksanaannya belum sesuai dengan Standar nasional Indonesia (SNI).Rendahnya cakupan pemberian ASI eksklusif ini dapat berdampak pada kualitas hidup generasi penerus bangsa dan juga pada perekonomian nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa hubungan larangan pemberian dot/kempeng dan larangan pemberian makanan/minuman selain ASI Dengan Cakupan ASI Eksklusif Di Kabupaten Pangkep Metode :Penelitian ini adalah observasional analitik dengan rancangn cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah kepala puskesmas /penanggung jawab program dan ibu post partum yang berada di seluruh puskemas Kabupaten Pangkep yaitu sebanyak 23 puskesmas. Penarikan sampel dari populasi penelitian dilakukan dengan carapurposive sampling yaitu puskesmas yang memiliki rawat inap di kabupaten pangkep sebanyak 22 puskesmas. Pengumpulan data dilakukan dengan cara melihat laporan ASI Eksklusif Dinas Kesehatan kabupaten  Pangkep, pembagian kuesioner, wawancara kemudian diolah dengan menggunakan program SPSS dengan uji chi square. Teknik analisa data dengan menggunakan uji univariat, bivariat dan multivariate dengan metode forward stepwice (conditional). Hasil :menunjukkan bahwa p=1,000 (p>0,05)yang berarti H0 diterima. Dengan demikian tidak ada hubungan larangan pemberian dot/kempeng  dan larangan pemberian makanan/minuman selain ASI berhubungan dengan cakupan ASi eksklusif. Rekomendasi :Pemberian informasi serta edukasi kepada Ibu-Ibu menyusui tentang pentingnya pemberian ASI dan dampak negatif dari penggunaan dot/kempeng.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here