
PERBANDINGAN PENGGUNAAN ABU SEKAM PADI, SERBUK BATU BATA, DAN PASIR SIRKON SEBAGAI BAHAN STABILISASI TANAH LEMPUNG
Author(s) -
Enrico Penyang Ara,
Suradji Gandi,
Fatma Sarie
Publication year - 2021
Publication title -
jurnal kacapur/jurnal kacapuri
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2656-6001
pISSN - 2502-3179
DOI - 10.31602/jk.v4i1.5273
Subject(s) - physics , horticulture , biology
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik sifat-sifat tanah lempung di desa tewa ng rangkang, kecamatan tewang sangalang garing, kabupaten katingan, Kalimantan tengah, dan mengetahui perbandingan perubahan nilai kuat geser dan daya dukung tanah setelah di stabilisasi dengan campuran abu sekam padi, serbuk batu bata, dan pasir sirkon. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode coba-coba (trial and error). adapun pengujian yang dilakukan meliputi pengujian sifat fisik dan mekanik, pengujian sifat fisik dilakukan untuk mengetahui karakteristik sifat-sifat tanah asli. Pengujian sifat mekanik yang dilakukan merupakan pengujian kuat geser (direct shear), untuk mengetahui perbandingan perubahan nilai kuat geser dan daya dukung tanah asli setelah distabilisasi menggunakan campuran abu sekam padi, serbuk batu bata, dan pasir sirkon, dengan masing-masing variasi campuran 5%, 10%, dan 15%. Berdasarkan hasil pengujian sifat fisik, AASHTO mengklasifikasikan tanah dasar sebagai tanah lempung dalam kelompok A-6 (6),dan USCS mengklasifikasikan sebagai tanah lempung anorganik dengan tingkat plastisitas rendah sampai dengan sedang, tanah termasuk kedalam kelompok CL (Tanah Berbutir Halus), dan secara visual tanah berwarna kuning dan bercampur dengan sedikit pasir. Berdasarkan hasil pengujian sifat mekanik, didapat nilai kuat geser tanah asli dengan masa pemeraman 3 hari (τ) = 0,181 kg/cm2, setelah dilakukan pencampuran dengan masing-masing variasi 5%, 10%, 15%, berupa abu sekam, serbuk batu bata, dan pasir sirkon. Di dapat hasil abu sekam padi 5% (τ) = 0,190 kg/cm2, abu sekam padi 10% (τ) = 0,202 kg/cm2, abu sekam padi 15% (τ) = 0,211 kg/cm2, serbuk batu bata 5% (τ) = 0,195 kg/cm2, serbuk batu bata 10% (τ) = 0,203 kg/cm2, serbuk batu bata 15% (τ)= 0,214 kg/cm2, pasir sirkon 5% (τ) = 0,173kg/cm2, pasir sirkon 10% (τ) =0,177 kg/cm2, pasir sirkon 15% (τ) = 0,183 kg/cm2. Didapat persentasi nilai kuat geser mengalami peningkatan antara tanah dasar dengan variasi campuran, abu sekam padi = 3%, serbuk batu bata = 3,3%, dan pasir sirkon= 0,2%.Kata Kunci : Tanah Lempung, Kuat Geser, Daya Dukung