z-logo
open-access-imgOpen Access
PENDUGAAN EROSI DI LAHAN KERING DENGAN METODE USLE DI SUB SUB DAS DENGKENG KECAMATAN BULU DAN WERU KABUPATEN SUKOHARJO PROVINSI JAWA TENGAH
Author(s) -
Novita Andarwati,
Az. Purwono Budi Santoso,
Mohammad Nurcholis
Publication year - 2021
Publication title -
jurnal tanah dan air
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2655-500X
pISSN - 1411-5719
DOI - 10.31315/jta.v17i2.4238
Subject(s) - forestry , physics , environmental science , geography
Erosi tanah merupakan proses penghancuran, pengikisan, pengangkutan, atau penyimpanan tanah dari materi eksternal, yaitu hujan. Erosi mengakibatkan penurunan kesuburan tanah dan hilangnya top soil sebagai lapisan tanah yang subur untuk media tumbuh tanaman dan berkembangnya akar. Budidaya tanaman di daerah yang berbukit-bukit memiliki beberapa masalah seperti lereng yang relatif curam, kepekaan tanah terhadap erosi dan curah hujan yang tinggi. Pada daerah aliran sungai, erosi dapat mengakibatkan pendangkalan badan sungai karena sedimen tanah yang menumpuk. Tujuan penelitian ini untuk menetapkan besarnya potensi erosi yang ada dan peta penyebaran erosi. Penelitian dilaksanakan di sub-sub DAS Dengkeng Kecamatan Bulu dan Weru, Kabupaten Sukoharjo seluas 288 ha. Titik sampel ditentukan dengan metode purposive sampling dari hasil tumpangsusun peta kemiringan lereng dan tataguna lahan. Parameter penelitian ini adalah nilai erosivitas hujan, bahan organik, tekstur, struktur, permeabilitas tanah, indeks panjang dan kemiringan lereng, indeks nilai C dan nilai P. Pendugaan nilai erosi dihitung menggunakan Metode USLE (Universal Soil Loss Equation) yang dikelaskan menurut Kementerian Kehutanan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan lahan sawah tadah hujan pada kemiringan curam memiliki nilai pendugaan erosi tertinggi yaitu 600,64 ton/ha/tahun atau 40,04 mm/tahun, sedangkan pada lahan pemukiman dengan kemiringan lereng datar memiliki nilai pendugaan erosi terkecil yaitu 4,54 ton/ha/tahun atau 0,30 mm/tahun. Kelas erosi berat memiliki penyebaran paling luas yaitu 175,27 ha dengan penyebaran terluas di Dusun Kedung Lanang, Desa Karangmojo. 

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here