z-logo
open-access-imgOpen Access
Analisis Perbaikan Tegangan Ujung Pada Jaringan Tegangan Menengah 20 KV Express Trienggadeng Daerah Kerja PT PLN (Persero) Area Sigli Rayon Meureudu Dengan Simulasi E-Tap
Author(s) -
Siti Anisah
Publication year - 2018
Publication title -
jesce (journal of electrical and system control engineering)
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2549-6298
pISSN - 2549-628X
DOI - 10.31289/jesce.v2i1.1916
Subject(s) - physics
Kondisi jaringan distribusi yang tidak optimal akan mengakibatkan pelayanan yang kurang efektif pula, diantaranya karena akibat adanya jatuh tegangan.Permasalahan yang dihadapi sekarang adalah ketika beban puncak tegangan yang sampai di GH Trienggadeng 17,8kV dengan keadaan SG-06 menyuplai 5 penyulang yaitu Penyulang Ulim, Kota Meureudu, Simpang 4, Jangka Buya dan Peuduk dengan beban puncak 7,4 MW dan memiliki panjang 34,7 kms dari GI Sigli, sedangkan menurut SPLN No.72 Tahun 1987, bahwa jatuh tegangan yang diperbolehkan adalah 5% dari tegangan kerja, dan Surat Edaran Kementrian ESDM DJK No.50K/23/DJL.3/2017 tentang tegangan menengah terendah dititik pemakaian dan deklarasinya adalah 18kV. Penambahan Incoming SG-10 dan Pengalihan Beban sehingga Incoming SG-10 mensuplai 3 penyulang yaitu Penyulang Jangka Buya, Kota Meureudu dan Peuduk, sedangkan SG-06 mensuplai 2 penyulang yaitu Penyulang Ulim dan Simpang 4, tegangan terima pada Gardu Hubung Trienggadeng membaik atau menaikkan tegangan dari 17,008kV menjadi 18,583kV pada SG-06 dengan kajian E-tap serta tegangan terima sudah sesuai dengan standard SPLN No.72 Tahun 1987

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here