z-logo
open-access-imgOpen Access
BAGAIMANA GOOGLE EARTH MENGUKUR JARAK
Author(s) -
Nur Islami
Publication year - 2017
Publication title -
jurnal geliga sains jurnal pendidikan fisika
Language(s) - Uncategorized
Resource type - Journals
eISSN - 2614-5383
pISSN - 1978-502X
DOI - 10.31258/jgs.5.1.41-46
Subject(s) - physics , humanities , forestry , geography , art
Google Earth adalah applikasi yang sangat berguna dalam bidang ilmu kebumian, geografi dan juga bahkanpada bidang ilmu sosial. Artikel ini merupakan penjelasan bagaimana Google Earth menghitung jarak suatulokasi ke lokasi lain. Ketika sebuah posisi diatas permukaan Google Earth ditentukan, maka latitude danlongitude serta ketinggiannya akan terlihat. Untuk dapat menghitung jarak dari dua lakosi diperlukanpengkonversian kedua lokasi tersebut dari bentuk latitude, longitude dan ketinggian kedalam posisi x, y danz, dimana koordinat z adalah ketinggian terhadap rata rata permukaan laut. Pengkonversian ini menggunakanilmu dasar geometri bola dan sistem koordinat. Dengan menggunakan perhitungan manual didapat jarakantara rektorat Univeritas Riau di Pekanbaru dengan Tugu Monas di Jakarta adalah 954239,5 m. Hasilpengkonversian dan penghitungan jarak dengan konsep ini menunjukkan hasil yang hampir sama denganpengukuran jarak yang dilakukan oleh Google Earth yaitu sebesar 953065,1 m dengan persentase perbedaanadalah sebesar 0,123%. Untuk 4 lokasi lainnya menunjukkan persentase perbedaan yang hampir sama denganrata rata sebesar 0,173%.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here
Accelerating Research

Address

John Eccles House
Robert Robinson Avenue,
Oxford Science Park, Oxford
OX4 4GP, United Kingdom