
Kajian Sifat Pertumbuhan dan Kadar Kolestrol Ayam Broiler yang Mendapat Substitusi Tepung Daun Lamtoro (Leucaena leucocephala) Terfermentasi Effective Microorganisms-4 (Em4) dalam Ransum Basal
Author(s) -
M. Nggena,
F.M.S. Telupere,
N.T. Tiba
Publication year - 2019
Publication title -
jurnal sain peternakan indonesia/jurnal sain peternakan indonesia
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2528-7109
pISSN - 1978-3000
DOI - 10.31186/jspi.14.1.75-90
Subject(s) - broiler , zoology , biology , food science
Penelitian ini telah dilaksanakan pada tanggal 18 Desember 2017 s/d 29 Januari 2018 untuk mengetahui pertumbuhan dan kadar kolesterol ayam broiler diberi pakan komersial yang disubstitusi dengan tepung daun lamtoro terfermentasi effective microorganisms-4 (EM-4). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari lima perlakuan dan 4 empat ulangan dan setiap ulangan ada 5 ekor ayam broiler. Perlakuan yang dimaksud adalah: P0 = (100% pakan komersial), P5=(95% pakan komersial + 5% tepung daun lamtoro terfermentasi EM-4), P10=(90% pakan komersial+10% tepung daun lamtoro terfermentasi EM-4), P15= (85% pakan komersial + 15% tepung daun lamtoro terfermentasi EM-4, P20 =(80% pakan komersial +20% tepung daun lamtoro terfermentasi EM-4). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggantian sebagian pakan komersial oleh tepung daun lamtoro terfermentasi EM-4 pada taraf 20 % tidak berbeda nyata (P>0,05) terhadap pertumbuhan dan analisis Income over Feed cost and chick cost, berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap bobot lemak abdominal dan berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap kolesterol daging ayam broiler yang dipelihara selama 4 minggu penelitian. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggantian sebagian pakan dasar oleh tepung daun lamtoro terfermentasi EM-4 dalam ransum komersial pada level 20% dapat meningkatkan produksi ternak ayam broiler, menurunkan bobot lemak abdominal dan menurunkan kadar kolesterol daging ayam broiler yang dipelihara selama 4 minggu penelitian. Sedangkan analisis Income over Feed cos and chick cost pada penjualan ayam hidup lebih menguntungkan yakni mencapai Rp. 27.392 dari pada penjualan karkas yakni: Rp 11.643Katta kunci: Substitusi, TDLF EM-4, Pertumbuhan, Kolestrol dan IOFC