
Inovasi Seni Pertunjukan Drama Gong Pada Era Digital
Author(s) -
I Wayan Sugita,
I Gede Tilem Pastika
Publication year - 2021
Publication title -
mudra
Language(s) - Uncategorized
Resource type - Journals
eISSN - 2541-0407
pISSN - 0854-3461
DOI - 10.31091/mudra.v36i3.1492
Subject(s) - drama , art , humanities , literature
Artikel ini bertujuan membahas inovasi drama gong pada era digital dewasa ini. Sebagai hasil kajian kualitatif, pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan pelaku seni dan penggemar drama gong, dan studi dokumentasi dengan mengkaji kembali lima kisah drama gong yang ditayangkan oleh Bali TV, TVRI Bali dan channel Youtube tahun 2020 dan 2021. Analisis deskriptif kualitatif dilakukan dengan menerapkan teori semiotika dan teori interasionisme simbolik. Hasil penelitian menunjukkan, eksistensi drama gong sampai dekade 2000-an telah mengalami inovasi, meliputi: (1) kemasan cerita; (2) regenerasi pemain dengan melibatkan generasi muda Bali; (3) dialog, (4) setting/tata panggung; (5) adanya kolaborasi dengan seniman non drama gong; dan (6) pemanfaatan teknologi digital dalam proses pengemasan dan penyaluran pertunjukan drama gong. Inovasi drama gong dalam dekade 2000-an ini mengindiasikan bahwa seni tradisional berbahasa Bali ini tetap eksis dan mampu mengikuti perkembangan zaman. Inovasi drama gong model baru memperoleh sambutan positif dari masyarakat Bali, termasuk penggemar drama gong dari kalangan anak muda Bali.