
Spatial Approach on Determination of Irigation Priority Area on Dry Seasion
Author(s) -
Mouli De Rizka Dewantoro
Publication year - 2013
Publication title -
jurnal irigasi
Language(s) - Italian
Resource type - Journals
eISSN - 2615-4277
pISSN - 1907-5545
DOI - 10.31028/ji.v8.i1.59-71
Subject(s) - forestry , physics , environmental science , hydrology (agriculture) , geography , engineering , geotechnical engineering
Sawah tanaman padi di daerah utara Jawa Barat bagian utara merupakan salah satu lumbung padi nasional. Sumber pengairan atau irigasi tanaman padi bagian utara Jawa Barat sebagian besar bersumber dari aliran sungai citarum yang masuk ke waduk jatiluhur dan disalurkan dengan saluran irigasi ke daerah irigasi utara Jawa Barat. Pengelolaan distribusi air perlu memperhatikan prioritas lahan irigasi agar memperoleh hasil yang maksimal. Sistem Informasi Geografis (SIG) dapat berfungsi sebagai metode yang dapat digunakan untuk mengolah data yang berbasis spasial atau keruangan. Pendekatan SIG dan kebencanaan menjadi salah satu pendekatan yang dapat menjadi alternatif penentuan prioritas irigasi pada sawah padi. Musim kemarau di Indonesia sering mengakibatkan beberapa wilayah terjadi bencana kekeringan yang tidak terkecuali pada lahan sawah. Kekeringan juga mengakibatkan gagal panen yang menjadikan berkurangnya produksi padi di Indonesia. Pendekatan dan faktor bencana kekeringan dapat menjadi salah satu faktor pertimbangan dalam penentuan prioritas irigasi sehingga dapat memaksimalkan sistem irigasi. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah peta area prioritas irigasi di wilayah utara Jawa Barat. Hasil penelitian adalah diketahui prioritas pertama irigasi lahan sawah seluas 9.385,87 ha.